Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) mulai pekan ini melakukan investigasi terkait dengan kerusakan alam di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) yang diduga menjadi penyebab banjir bandang di Lebak, Banten. Investigasi akan fokus pada aktivitas perambahan hutan dan penambangan ilegal.
"Kami sudah pelajari dokumennya, dan para dirjen terkait sudah ditugaskan turun langsung ke lapangan, yaitu Dirjen Konservasi, Dirjen DAS, dan Dirjen Gakkum," ujar Siti seusai meninjau kebun bibit di Desa Gunung Kencana, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (11/1).
Siti mengatakan tindakan penegakan hukum atau law enforcement terhadap tambang ilegal tidaklah sederhana karena sudah menyangkut mata pencarian masyarakat setempat.
"Harus ada transformasi kegiatan masyarakat. Saya melihat bahwa hutan sosial menjadi alternatif. Semua itu kita pikirkan dan segera dibahas rencana operasionalnya. Kompleksitas persoalan di lapangan terus kita uraikan satu persatu dan diselesaikan secara terukur," ujar Menteri Siti.
Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong meminta pemerintah daerah lebih tegas dalam mengatur dan mengendalikan pertambangan, baik terkait perizinan maupun pengelolaan sumber daya alam di wilayahnya.
"Ini kan tugas pemda juga, ada yang ngatur wilayahnya. Jadi, segala sesuatu seolah-olah Kementerian LHK semua bertanggung jawab, itu kan bagian dari masyarakatnya," kata Alue di Jakarta, kemarin.
Dia menegaskan, perihal tambang ilegal, tentunya akan ada penegakan hukum seperti di pegunungan Lebak yang diduga menjadi penyebab banjir dan tanah longsor di kawasan itu. Nantinya kawasan tersebut bisa dikendalikan dengan memperhatikan aspek lingkungan.
Selain itu, Alue menegaskan pihaknya terus mendorong perusahaan pemegang izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH) melaksanakan kewajiban melakukan rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS).
"Kita selalu mendorong kepada pemegang izin pertambangan untuk melakukan rehabilitasi DAS. Itu selama ini sudah mulai jalan," ujarnya.

ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman
Operator alat berat mengeruk pasir di tempat galian tambang ilegal di Cirenong, Lebak Denok, Cilegon, Banten. Kegiatan tambang ilegal di sepanjang Jalan Lingkar Luar Cilegon makin marak meski beberapa kali ditutup paksa warga karena merusak lingkungan dan membahayakan mereka namun setelah warga lengah penambangan terus berlanjut.
Sadar risiko bencana
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengingatkan masyarakat harus sadar terhadap risiko bencana sehingga dapat meningkatkan kesiapsiagaan dalam mitigasi sesuai dengan ancaman bencana yang bisa terjadi di setiap daerah.
"Bencana dapat terjadi sewaktu-waktu, belum ada teknologi yang dapat mencatat secara pasti tanggal dan jam kejadiannya. Terjadinya gempa dan tsunami di masa lalu hendaknya dapat menjadi referensi. Catatan sejarah kejadian bencana banyak disimpan di Leiden University, Belanda," kata Doni di Jakarta, Sabtu (11/1).
Dia menjelaskan mitigasi bencana dengan vegetasi lebih efektif daripada hanya mengandalkan konstruksi manusia. Tidak ada kekuatan konstruksi buatan manusia yang kuat, seperti yang terjadi saat bencana tsunami dan gempa di Sendai, Jepang.
"Konstruksi tersebut rusak akibat gempa dan tsunami. Ini membuktikan bahwa kekuatan alam tidak bisa dicegah dengan konstruksi buatan manusia," sebutnya.
Oleh karena itu, imbuh Doni, mitigasi dengan vegetasi dapat lebih kuat dan mencegah ancaman bencana, seperti menanam pohon cemara udang dan vetiver. Sebagai gambaran, hutan pantai dapat lebih melindungi masyarakat dari ancaman tsunami. (Fer/DD/X-10)
Sebuah tebing setinggi 15 meter dilaporkan ambrol dan menutup total akses jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya menuju Kabupaten Pangandaran.
bencana tanah longsor di Watukumpul, Kabupaten Pemalang menimpa rumah warga, menutup ruas jalan dan mengakibatkan satu orang tewas
Petugas BPBD Kota Sukabumi bersama unsur Forkopimcam setempat langsung mendatangi lokasi. Mereka melakukan evakuasi dan pengamanan area sekaligus asesmen.
SEJUMLAH bangunan rumah warga dan tempat ibadah di Desa Campakawarna, Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur, terdampak bencana tanah longsor, Selasa (3/2) petang.
Selain proses evakuasi, Baznas juga mengaktifkan layanan Dapur Air di lokasi banjir bandang dan longsor di Bandung Barat.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyebut, tanah longsor tidak hanya semakin sering terjadi, tetapi juga menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.
Aktivitas mereka dikhawatirkan akan merusak alam dan berdampak pada lingkungan sekitar
Hakim pun terus bertanya alasan mengapa dengan adanya instruksi pengamanan tersebut, penambang liar di wilayah IUP PT Timah tetap tak bisa dikendalikan hingga saat ini.
Kapolres Bolsel, AKBP Indra Wahyu Majid menjelaskan bahwa pihaknya mengutamakan pendekatan humanis dalam penertiban ini
Pemberian izin tambang kepada organisasi masyarakat (Ormas) keagamaan dapat memicu kerusakan lingkungan.
Jalanan di depan sekolah rusak dan berdebu, serta mengganggu proses belajar mengajar.
PERTAMBANGAN pasir timah ilegal di kawasan Pantai Cemara, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung (Babel), kian masif bermunculan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved