Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
TRANSPORTASI modern berbasis rel menjadi moda pengembangan kota yang kini terjadi di dunia. Menjawab perkembangan itu, Universitas Pancasila pun membuka Program Studi Teknik Perkeretaapian dengan meyinergikan akademisi dan praktisi di bidang kereta api.
"Kami ingin meningkatkan sumber daya manusia yang mumpuni di bidang tersebut," kata Dekan Fakultas Teknik Universitas Pancasila (FTUP) Budhi M Suyitno di sela-sela acara lokakarya dengan tema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha dalam Pembangunan Transportasi Perkotaan Berbasis Rel di Universitas Pancasila.
Menurut dia, pihaknya sudah menyiapkan kerja sama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Masyarakat Perkeretaapian Indonesia (Maska), PT Inka, PT Adi Karya dan lainnya.
Menteri Perhubungan era pemerintahan Abdurahman Wahid itu lebih lanjut mengatakan nantinya dosen-dosennya berasal dari dalam UP sendiri dan juga dari luar UP seperti Maska dan dunia industri.
Untuk itu, sebutnya, bagi masyarakat yang ingin menimba ilmu perkeretaapian bisa ke kampus yang terletak di Jalan Raya Lenteng Agung Jakarta Selatan tersebut.
Baca juga : Tambah 6 Perjalanan, Daop 1 Jakarta Layani Penumpang di Karawang
Saat ini, katanya, Prodi Perkeretapian baru ada program D3 saja di bawah Kementerian Perhubungan.
Sementara itu Rektor Universitas Pancasila (UP) Wahono Sumaryono menegaskan pengajar-pengajar untuk Prodi Teknik Perkeretaapian sudah siap dan sarana dan prasarana juga sudah memadai.
"Kami perlu membuka prodi-prodi baru sesuai dengan permintaan tuntutan jaman," jelasnya.
Ke depan, kami juga menyiapkan program studi baru yang sesuai dengan tuntutan pembangunan.
Ketua Pembina Yayasan Pendidikan dan Pembina Universitas Pancasila Siswono Yudo Husodo mendukung penuh pembukaan Jurusan Teknik Perkeretaapian di kampus tersebut.
"Sampai hari ini untuk angkutan jarak jauh barang tidak ada yang lebih efisien dari kereta api. Begitu juga untuk angkutan manusia tidak ada yang lebih murah dari kereta api," ujarnya.
Menurutnya, semua negara yang sukses ekonominya mempunyai jaringan kereta api yang luas. Seperti Tiongkok yang sekarang membangun rel kereta api ke segala penjuru yang bermuara dari pelabuhan untuk jalur ekspor maupun impor.
Selain itu negara India juga demikian, Amerika serikat juga membangun jalur rel kereta api dari timur ke barat melalui daerah pertanian dimana hasil kebun langsung masuk gerbong menyambung ke rel kereta api untuk sampai ke pelabuhan.(Ant/OL-7)
STEFANIA Giannini (2026), Assistant Director-General for Education UNESCO, mengemukakan sistem pendidikan tinggi memainkan peran strategis dan tak tergantikan dalam membangun masyarakat
GoStudy International bersama British Council membuka peluang lebih luas bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya melalui kampanye GoStudy GREAT UK.
Program studi yang selaras dengan minat umumnya akan membuat proses pembelajaran terasa lebih menyenangkan, sekaligus meningkatkan motivasi dalam menjalani perkuliahan.
Dalam satu waktu, tidak jarang sebuah universitas mengukuhkan tiga, lima, bahkan tujuh guru besar sekaligus.
Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), saat ini terdapat hampir 10 juta mahasiswa yang menempuh pendidikan di 4.416 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah mendorong kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi semikonduktor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved