Sabtu 23 November 2019, 12:41 WIB

Kemenkes Sebut Penting Telusuri Penularan Hepatitis A di Depok

Atalya Puspa | Humaniora
Kemenkes Sebut Penting Telusuri Penularan Hepatitis A di Depok

ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha
Pasien bernama Fandri (kiri) siswa kelas 3 SMPN 20 Depok penderita Hepatitis A menjalani rawat inap di RSUD Depok, Jawa Barat

 

KEMENTERIAN Kesehatan angkat bicara soal penyebaran Hepatitis A di sejumlah wilayah di daerah Depok, Jawa Barat. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes Wiendra Waworuntu mengatakan yang terpenting mencari tahu sumber dari penularan penyakit tersebut.

“Yang paling penting bagaimana caranya sumber penularan itu (Hepatitis A) bisa berhenti. Itu yang dilakukan upaya-upaya bersama dengan Dinkes setempat,” kata Wiendra dalam keterangan resmi, Sabtu (23/11).

Secara berjenjang, lanjut Wiendra, kesehatan itu basisnya wilayah. Dinkes setempat sebenarnya sudah melakukan upaya seperti membuat posko kesehatan dan setiap hari melaporkan.

“Cuma mungkin yang belum ditetapkan itu status daripada Hepatitis A. Kalau kita melihat itu seharusnya sudah membuatkan penetapan KLB. Di dalam penetapan KLB ini, kalau dia (pemimpin daerah) sudah menetapkan (KLB) maka leading sector ada di pemerintah daerah, tapi kami pun sudah berkoordinasi bersama-sama mengatasi masalah ini,” jelasnya.

Baca juga: Karawang Waspadai Wabah Hepatitis A

Ia melanjutkan, yang pertama dilakukan adalah mencari kasus. Diketahui, penularan Hepatitus A bermula dari seorang karyawan di sebuah sekolah menengah.

“Selanjutnya upaya yang dilakukan Dinkes sudah sesuai dengan SOP, misalnya yang positif (Hepatitis A) diobati sesuai dengan tata laksana, penjajakan makanan juga diperiksa. Orang yang pertama (terjangkit Hepatitis A) itu harus dicari untuk menentukan apa sebenarnya sumber penularan,” ucap dr. Wiendra.

Masalah Hepatitis A tidak bisa selesai dengan cepat karena masa penularannya 28-30 hari. Namun, ujar Wiendra, Kemenkes dengan Dinkes Depok terus melakukan upaya-upaya untuk menurunkan angka kasus Hepatitis A.

Upaya tersebut dilakukan di antaranya dengan mendirikan posko kesehatan, memeriksa kualitas makanan yang ada dan sanitasi.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA/ Kornelis Kaha

5.830 Warga Mengungsi Akibat Erupsi Gunung Ile Lewotolok

👤Atalya Puspa 🕔Rabu 02 Desember 2020, 11:05 WIB
Pengungsi tersebar di 20 titik, dan dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam letusan...
Antara

Sebelum Semeru Erupsi, Badan Geologi Catat 40 Gempa Setiap Hari

👤Zubaedah Hanum 🕔Rabu 02 Desember 2020, 10:05 WIB
SEBELUM terjadinya guguran awan panas dari Gunung Semeru di Jawa Timur, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)...
ANTARA/ASEP FATHULRAHMAN

Bantuan Paket Data Internet PJJ Madrasah Disalurkan

👤Indrastuti 🕔Rabu 02 Desember 2020, 09:55 WIB
Total ada 7.635.376 paket data sebesar 35GB bagi siswa MI, MTs, dan MA, serta 20GB bagi siswa...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya