Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kesehatan Nila Moeloek mengumumkan angka stunting atau kekerdilan pada anak turun 10% selama 5 tahun terakhir selama masa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Diketahui angka stunting berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar pada 2013 prevalensi stunting sebesar 37,2%.
"Hari ini, kami mendapatkan kabar gembira sekali, berbicara tentang stunting. Seperti kita tahu berdasarkan Rikesdas pada tahun 2013 stunting berada di angka 37,2%," kata Nila di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Jumat (18/10).
"Hari ini kami mau mengumumkan, pada Rikesdas tahun lalu menunjukan angka 30,8%. Saat ini kembali turun 3,1% menjadi 27,67%," ungkapnya.
Ia mengatakan penurunan angka yang dinilai cukup signifikan ini merupakan hasil kerja bersama serta koordinasi lintas kementerian lembaga dengan membentuk Tim Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (TP2AK) yang dipimpin oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.
"Ini semua atas kerja keras yang dikoordinasi oleh Wakil Presiden yang juga melibatkan berbagai kementrian mulai dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kemendagri, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Pendidikan dan sebagainya," ucapnya.
Baca juga: Penuhi Gizi Anak Selama 1.000 Hari Pertama Cegah Stunting
Sementara itu, Direktur Statistik Kesejahteraan Rakyat BPS Gantjang Amanullah menyebutkan penelitian prevelensi angka stunting yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik bersama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan dengan mengintegrasikan Susesnas dan Survei Status Gizi ini mengambil 320 ribu sampel rumah tangga di 514 kabupaten/kota.
"Penelitian ini mengambil 320 ribu sampel rumah tangga di 514 kabupaten-kota pada 84.796 balita. Penelitian tersebut memiliki Relatif Standar error 0,52%," ucap Gantjang.
Nila berharap angka stunting dapat terus menurun dengan kepemimpinan kementerian kesehatan yang baru.
"Meski angka saat ini 27,67%, tapi WHO kan masih minta 20%. Tentu saya ingin melimpahkan pekerjaan ini (kepada menteri kesehatan selanjutnya). Ini kalau dihitung sampai tahun 2024 dengan target tiap tahun turun 3% bisa menekan hingga 12%. Sudah dibawah 20%, standar WHO. Itu tugas selanjutnya," pungkas Nila.(OL-5)
Pada kelompok balita dan anak prasekolah usia 1-6 tahun, karies gigi ditemukan pada 31 persen anak atau sekitar satu dari tiga anak.
Satu dari lima remaja Indonesia mengalami tekanan darah di atas normal. Kondisi ini membuka jalan bagi hipertensi dan penyakit kronis di usia produktif.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluhkan harga tiket pesawat yang mahal untuk menuju titik bencana di Sumatra dan Aceh.
KEMENTERIAN Kesehatan memasuki tahap lanjutan penanganan bencana Aceh Sumatra dengan fokus pada pemulihan layanan kesehatan primer melalui puskesmas di wilayah terdampak.
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman menyampaikan prevalensi kusta di Indonesia sampai saat ini sebesar 0,91/10.000 di ratusan daerah.
Pemerintah memperluas imunisasi heksavalen melalui penguatan Program Imunisasi Nasional. Imunisasi terbukti efektif melindungi anak dari penyakit menular berbahaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved