Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden Jusuf Kalla meninjau proyek pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Kamis (22/8).
Ada tiga titik lokasi yang ditinjau Jusuf Kalla. Pertama titik pembangunan sarpras (sarana prasarana). Kedua, pembangunan asrama mahasiswa dan ketiga meninjau rumah dinas dosen.
Saat meninjau lokasi, Jusuf Kalla didampingi Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Rektor UIII Komaruddin Hidayat dan Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad, serta General Manager Departemen Bangunan gedung UIII Yulianto.
Usai meninjau ketiga titik, Jusuf Kalla mendengarkan pemaparan dari penanggung jawab pembangunan proyek kampus, Yulianto.
Kepada Jusuf Kalla, Yulianto mengatakan pihaknya sudah membangun 9 rumah dosen di lokasi tersebut. Pembangunan sudah mencapai 45%.
"Begitu pun dengan pembangunan jalan hampir 20%," ujarnya.
Baca juga: Lantik Rektor, Menag Harap UIII Jadi Rumah Moderasi Islam
Di kesempatan terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) UIII Syafrizal mengatakan pembangunan UIII Tahap I ditargetkan rampung pada Februari 2020.
Menyoal masalah uang kerohiman, Syafrizal mengatakan warga tinggal mengambil uang yang telah ditentukan Kantor Jasa Penilaian Publik (KJPP).
"Tak ada masalah, " kata Syafrizal.
Menurutnya, jika ada biaya yang menyalahi perhitungan dari KJPP kemungkinan besar proses tersebut akan di soroti KPK.
“Kalau harga lebih besar dari ketentuan KJPP, siap-siap warga penerima uang kerohiman dan panitia pembebasan lahan segera di proses KPK,” tutur Syafrizal.
Kepala Biro Umum Pemprov Jabar Dany Ramdhan mengatakan Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat terkait uang kerohiman untuk warga hanya perlu menandatangani sesuai perhitungan yang telah dilakukan KJPP.
Berdasarkan SK Gubernur yang telah dikeluarkan, Pemprov Jabar ditugaskan mengawal dan memfasilitasi instansi pemerintah atau milik swasta. Terlebih PSN pembangunan UIII.
“Pemprov mendapat atensi dari Presiden dan Wapres, Gubernur diminta menyiapkan lahannya. Disepakati menggunakan tanah eks RRI yang sertifikatnya sudah dialihkan ke Kemenag RI,” kata Dany.(OL-5)
Kegagalan di masyarakat jauh lebih fatal dibanding kegagalan akademik.
Presiden Prabowo Subianto mengundang perguruan tinggi terkemuka Inggris untuk menjalin kerja sama dalam pendirian 10 universitas baru di Indonesia.
Mitigasi lewat pendekatan sosial kemasyarakatan ini bisa menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun ketangguhan desa menghadapi bencana.
Penguatan kompetensi dan sistem perlindungan bagi mahasiswa yang melakukan kegiatan kerja di luar negeri harus terus ditingkatkan.
Peserta juga diajak mengeksplorasi cara memanfaatkan kertas daur ulang sebagai media artistik seperti ilustrasi, kartu ucapan, kemasan kreatif, dan karya dekoratif.
Kunjungan akademik ini menjadi langkah strategis Universitas LIA dalam memperkuat jejaring internasional dan memberikan pengalaman global bagi sivitas akademika.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
WAKIL Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) menceritakan perbedaan penanganan tsunami Aceh pada 2004 silam dengan banjir yang melanda Sumatra pada tahun ini.
Jusuf Kalla menegaskan bantuan asing ke Aceh diperbolehkan selama untuk kemanusiaan dan terkoordinasi. PMI fokus pada logistik dan kebutuhan dasar warga terdampak.
Jusuf Kalla menekankan pentingnya penanganan cepat dampak banjir, khususnya penumpukan kayu di sungai, serta mendorong pemanfaatan kayu bernilai guna untuk membantu masyarakat
KETUA Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) meminta agar permasalahan lautan kayu dari banjir Sumatra untuk segera diselesaikan. Kayu yang memiliki nilai guna dapat dimanfaatkan.
Masjid perlu terus dimakmurkan dan dimanfaatkan sebagai sarana membangun masyarakat yang religius sekaligus mandiri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved