Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar, mengingatkan bahwa Presiden Joko Widodo telah memberi arahan yang jelas dan tegas dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang digelar di Jakarta, Selasa (6/8).
“Presiden, mengingatkan bahwa kita sudah pernah melalui masa suram bencana karhutla tahun 2015 dan tahun-tahun sebelumnya. Jangan sampai terulang lagi,”ujar Menteri Siti Nurbaya, di Jakarta, Rabu (8/8)
Kendari banyak tantangan, Siti Nurbaya menjelaskan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) berhasil mengatasi karhutla bersama-sama pada 2016, 2017, dan 2018. Kesuksesan tersebut dengan terus berkurangnya titik api atau hotspot jika dibandingan dengan 2015.
Kini tahun kasus karhutla kembali muncul di kawasan hutan yang tersebar di beberapa provinsi. Menteri LHK tidak henti mengajak semua pihak untuk bahu-membahu mengatasi karhutla. “Ayo...kita selesaikan bersama!,” ajak Siti Nurbaya.
Lebih lanjut, Menteri LHK Siti Nurbaya mengatakan, pengendalian karhutla tidak hanya menjadi tanggungj awab satu instansi saja, tapi menjadi tanggungjawab semua pihak.
"Baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia swasta, ataupun masyarakat. Semua harus mengambil peran aktif mengatasi kejadian serupa terus berulang, karena dampaknya sangat merugikan rakyat banyak," ujar Siti Nurbaya.
Sebelumnya pada Rapat Koordinasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang digelar di Jakarta, Selasa (6/8)., Presiden Joko Widodo memberikan arahan tegas terkait pencegahan dan pengendalian karhutla dan meminta mengambil tindakan sebelum api membesar.
“Saya minta Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda), Panglima Kodam (Pangdam), Komandan Resort Militer (Danrem), Komandan Kodim (Dandim) dan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) untuk bekerja membantu Gubernur, Bupati/Walikota, berkolaborasi, bekerja sama dibantu Pemerintah Pusat. Kepada Panglima TNI, Kapolri, BNPB, BPBD, usahakan jangan sampai kejadian kita baru gerak. Api sekecil apa pun segera padamkan,” papar Presiden Jokowi.
Mengenai penanganan karhutla, Siti Nurbaya menjelaskan Kementerian LHK melalui tim penanggulangan kebakaran hutan Manggala Agni terus bekerja keras di lapangan bersama satgas gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, BNPB, Pemda, dunia swasta, serta dibantu masyarakat.
Kementerian KLH juga pasti akan melakukan penegakan hukum lingkungan bilamana ditemukan ada pihak-pihak pemegang izin yang lalai menjaga kawasan.
“Ingat selalu pesan penting Bapak Presiden: Cegah api membesar, padamkan selagi kecil. Jaga gambut kita. Jaga lahan dan hutan kita. Jaga lingkungan sekitar kita. Jaga Indonesia kita dari bencana Karhutla,”ujar Siti Nurbaya.
Presiden Jokowi menyatakan terjadi kenaikan titik panas hingga 69% pada periode Janurai-Juli 2019 jika dibandingkan dengan 2018.
“Saya sendiri aktif berkomunikasi terus dengan daerah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerja dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kepala Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga terus memberi informasi berdasarkan cuaca dan proyeksi cuaca," jelas Siti Nurbaya. (OL-09)
Menurut Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nuroqif, di tengah ancaman kepunahan berbagai satwa endemik, penyelamatan keanekaragaman hayati adalah prioritas
Volume besar itu tentunya memperparah tekanan terhadap lahan seluas 142 hektar yang sudah menampung sampah Ibu Kota selama lebih dari tiga dekade.
Dunia saat ini tengah menghadapi tiga ancaman serius yang disebut “Triple Planetary Crisis” oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pemerintah tekankan komitmen industri jalankan EPR demi kelola sampah plastik. Target 100% pengelolaan tercapai pada 2029 lewat kolaborasi multi-pihak.
KLHK melalui Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) menyegel empat perusahaan yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
‘’Kolaborasi, termasuk dengan kerja sama dengan pihak swasta menjadi kunci untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang efektif, bernilai ekonomis dan ramah lingkungan,”
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Patroli pencegahan telah mulai digencarkan, khususnya di Provinsi Riau, untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan karhutla.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Gelombang panas ekstrem melanda tenggara Australia. Enam kebakaran besar berkobar di Victoria, suhu tembus 48,9 derajat Celcius.
Cile dilanda krisis kebakaran hutan hebat. 20 orang tewas dan kota-kota di wilayah selatan hangus. Warga sebut tragedi ini lebih buruk dari tsunami.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved