Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
TAHUN ini pemerintah menyediakan anggaran sebesar Rp35,7 triliun untuk kegiatan penelitian dan pengembangan (research and development/R&D). Namun, sebanyak 53% anggaran riset itu habis untuk belanja modal, sedangkan yang benar-benar untuk kegiatan litbang hanya 47%.
"Sebanyak 53% itu untuk infrastruktur riset karena selama ini memang tidak ada," sebut Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, kemarin.
Jika dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya yang hanya Rp24,9 triliun, kata Menkeu, anggaran untuk riset itu naik signifikan. Selama ini sebagaian besar dana riset masih bertumpu pada APBN. Adapun peran swasta masih sangat kecil, hanya sekitar 10%.
Situasi itu berbanding terbalik dengan kondisi di negara maju yang pembiayaan risetnya didominasi pelaku usaha. Bahkan, angkanya bisa mencapai 70%.
Menurut Menkeu, upaya pelibatan swasta dalam pengadaan riset sudah dimunculkan 10 tahun lalu lewat beragam insentif. "Swasta bilang prosesnya berbelit. Terlalu banyak rambu-rambu. Akhirnya, 10 tahun berjalan tidak banyak dampak yang dihasilkan," tukasnya.
Pemerintah bertekad mengubah pandangan itu dengan memudahkan prosedur dan pemberian insentif pengurangan penghasilan bruto maksimal 300% untuk kegiatan litbang.
Ketua Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI, Teguh Dartanto, menyatakan, pertumbuhan ekonomi dan kegiatan litbang berkaitan erat. Jika ingin memiliki angka pertumbuhan ekonomi yang sehat, serunya, sebuah negara harus memiliki salah satu pendorong berupa investasi di bidang litbang.
Tiga negara teratas dengan dana riset terbesar ialah Amerika Serikat, Tiongkok, dan Jepang. Mereka mengalokasikan lebih 2% dari PDB untuk litbang, sedangkan Indonesia baru 0,25% dari PDB.
Jika dibandingkan dengan negara tetangga, seperti Vietnam 0,44% dari PDB, Thailand (0,78%), dan Malaysia (1,3%), Indonesia pun masih tertinggal. "Membangun iptek perlu proses panjang didukung SDM dan finansial yang mencukupi," cetusnya. (Pra/H-2)
Prestasi ini menegaskan komitmen Pertamina dalam mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan, memperkuat riset terapan, serta menghadirkan solusi teknologi.
Penderita Restless Legs Syndrome (RLS) memiliki risiko lebih tinggi terkena Parkinson dibandingkan orang yang tidak mengalami gangguan tersebut.
Riset ini bertujuan memberikan panduan bagi elit politik sekaligus edukasi bagi masyarakat mengenai kompetensi pemimpin yang benar-benar dibutuhkan di Indonesia.
Kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya hijau sekolah, dan motivasi intrinsik siswa memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku ramah lingkungan.
Penghargaan bagi peneliti muda menjadi instrumen penting dalam membangun ekosistem riset nasional yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.
Upaya peningkatan kualitas nutrisi masyarakat Indonesia terus diperkuat melalui riset dan publikasi ilmiah yang berkelanjutan.
Realisasi belanja negara hingga akhir November 2025 masih berada di bawah target yang ditetapkan.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan ketersediaan dana untuk penanganan bencana setelah melakukan penyisiran anggaran negara yang mencapai Rp60 triliun.
Pakar UGM Zaenur Rohman mengatakan, pemerintah mesti lebih dulu memastikan kelayakan proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya sebelum akhirnya dieksekusi.
Sebelumnya pada Senin, Presiden Donald Trump mengatakan kegagalan pemungutan suara lainnya dapat memicu PHK di kalangan pegawai federal.
mendesak agar Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dibubarkan karena dianggap tidak memiliki fungsi yang jelas dan manfaat yang dirasakan masyarakat
Anggota DPR RI Rio Alexander Jeremia Dondokambey, mengingatkan pemerintah agar setiap anggaran negara dikelola secara transparan, akuntabel, dan melalui pembahasan bersama DPR.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved