Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) masih mencari dan menelusuri pelaku serta asal macan dahan yang sedang dikuliti dan beredar di media sosial.
Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan, Ditjen Gakkum sekaligus Ketua Satgas Penyelamatan SDA KLHK Sustyo Iriyono mengatakan timnya sudah mengantongi indentitas pelaku yang diduga warga negara Indonesia yang berada di Malaysia.
"Indikasi awal yang bersangkutan pemilik akun Regae Fals Uyee adalah TKI yang bekerja di Perusahaan Perkayuandi Sibu-Serawak, Malaysia. Saat ini sedang terus dilacak pergerakan yang bersangkutan," ujarnya, Senin (1/7).
Dalam penindakan yang dilakukan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau selalu berkoordinasi dengan KLHK untuk tindak lanjut hukum jika pelaku masuk ke Indonesia dengan barang bukti yang dibawanya dalam bentuk apapun.
"Kami di sini juga siap melakukan langkah hukum jika nantinya pelaku masuk ke Indonesia dengan barang bukti yang menempel padanya atau ditemukan barang bukti yang melekat pada tindakan pelanggaran oleh yang bersangkutan di wilayah yurisdiksi Indonesia," terang Sustyo.
Baca juga: BBKSDA Riau Selamatkan Macan Dahan Terjebak di Rumah Warga
Menurutnya, ada dua jenis macan dahan di Indonesia yakni Neofalis Diardi di Sumatra dan Neofalis Diardi Borneensis di Kalimantan. Kedua jenis macan dahan tersebut konservasinya berstatus berada di tingkat rentan terhadap perburuan (Vulnerable) bahkan terancam populasinya.
"Ini termasuk satwa langka dan dilindungi. Bila TKP betul di Malaysia maka otoritas di sana yang memproses hukum. Tapi saat ini sudah ditangani oleh BBKSDA yang punya kewenangan," tegasnya.
Sebelumnya, beredar foto yang memperlihatan seseorang sedang menguliti macan dahan yang saat ini populasinya kian terancam punah.(OL-5)
KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus perburuan ilegal satwa dilindungi di kawasan Taman Nasional (TN) Komodo.
Populasi satwa dilindungi di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), seperti macan tutul jawa, elang jawa, dan owa jawa, semakin terancam punah.
Ditpolairud Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menyelamatkan dua ekor penyu laut dilindungi dari upaya perburuan di perairan Desa Henga, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka.
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menjaga kelestarian spesies satwa Indonesia yang sudah terancam punah di alam.
Sebanyak 16 ekor satwa dilindungi berupa 13 ekor elang tikus dan 3 ekor elang bondol di Kabupaten Bangka Tengah, berhasil diselamatkan dari perdagangan satwa ilegal.
Pengungkapan kasus kepemilikan serta perdagangan satwa dilindungi di Polda Kepri, Batam.
Habitatnya yang terpencil dan metode pelacakan yang kurang efektif, menyebabkan ilmuwan berasumsi bahwa spesies ini telah punah. Apalagi di tengah maraknya aktivitas
Belangkas merupakan fosil hidup yang hanya terdiri dari empat spesies di dunia, tiga di antaranya terdapat di Indonesia.
Java stingaree, spesies ikan misterius yang tidak terdokumentasi selama lebih dari 160 tahun, dinyatakan punah tahun 2023 oleh ilmuwan dari Charles Darwin University, Australia.
Para peneliti berpendapat bahwa ketika iklim menghangat dan vegetasi bermekaran, serbuk sari dalam jumlah besar mungkin telah menyebabkan reaksi alergi pada mammoth
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa 43% bahasa di dunia, termasuk beberapa bahasa di Eropa, berisiko punah dalam abad ini.
Kepunahan dinosaurus 66 juta tahun silam, yang menandai akhir periode cretaceous dan awal periode paleogene, merupakan salah satu peristiwa kepunahan terbesar yang menjadi sejarah di bumi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved