Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
RUMAH sakit yang bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mempunyai batas waktu hingga akhir Juni 2019 untuk mengurus akreditasi ataupun akreditasi ulang.
Direktur Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Farichah Hanum mengatakan dari 720 rumah sakit yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan pada tahun ini, 128 rumah sakit harus mengurus re-akreditasi yang habis pada Juni 2019.
"Dari 128, ada 12 rumah sakit yang sama sekali belum mengurus proses akreditasi. Padahal, Juni ini habis masa akreditasinya sehingga harus diperpanjang," terang Hanum ketika ditemui di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Senin (24/6).
Hanum menjelaskan akreditasi merupakan persyaratan rumah sakit bisa bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Jika tidak, kontrak kerja sama akan diputus. Kementerian Kesehatan juga mencatat dari 12 rumah sakit yang belum mengurus proses re-akreditasi, tiga di antaranya masuk dalam kategori satu-satunya fasilitas kesehatan di daerah terpencil.
Baca juga: BPJS Kesehatan Siapkan Apresiasi Bagi Fasilitas Kesehatan Terbaik
Menurut Hanum, pemerintah akan melakukan diskresi terhadap 3 rumah sakit tersebut agar tetap bisa bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan.
"Nanti ada sentuhan spesial yang akan kami lakukan, misalnya melakukan pendampingan khusus untuk mempercepat proses akreditasi. Memang perlakuannya harus secara khusus," terang Hanum.
Ia menyebut, dalam menentukan diskresi, Kementerian Kesehatan harus berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan. Namun pemerintah akan tegas pada rumah sakit yang sama sekali tidak punya komitmen mengurus proses akreditasi.
"Kerja samanya bisa diputus, tidak diperpanjang kembali. Tapi bukan rumah sakit di tempat yang terpencil, terluar dan terisolir," tukas Hanum.(OL-5)
Cek kesehatan berkala sangat dianjurkan untuk masyarakat dengan tujuan mengetahui status kesehatan, mendeteksi dini gangguan kesehatan, dan meningkatkan pemahaman tentang kesehatan.
MEMASUKI tahun 2026, kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan preventif semakin meningkat, termasuk dengan mengonsumsi suplemen kesehatan.
Sejumlah jenis makanan tidak dianjurkan untuk dipanaskan berulang kali karena dapat merusak zat gizi dan bahkan memicu pembentukan senyawa berbahaya bagi kesehatan.
Pola gangguan kesehatan ini bahkan konsisten muncul pada hari ketiga Ramadan selama dua tahun terakhir.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menegaskan capaian dan penghargaan inovasi daerah tidak boleh menjadi titik akhir dalam berinovasi.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Irma menyoroti masih adanya keluhan masyarakat terkait keterbatasan dokter spesialis maupun subspesialis yang berdampak pada tidak optimalnya akses pelayanan kesehatan.
Keterlibatan sekolah dan orang tua jadi elemen penting dalam membangun pemahaman anak terhadap kesehatan dan lingkungan medis secara positif.
Jasa Raharja telah mengoptimalkan sistem monitoring dan respons cepat yang terintegrasi secara daring dengan lebih dari 2.770 rumah sakit di seluruh Indonesia.
Fokus kolaborasi ini adalah menggalakkan program pencegahan stunting bagi warga masyarakat di sekitar Pondok Gede, Kota Bekasi.
Integrasi fasilitas dan layanan ini dirancang untuk menghadirkan alur perawatan kanker yang lebih komprehensif dan efisien.
MULAI berfungsinya kembali beberapa rumah sakit di lokasi bencana banjir di Sumatra Barat, Sumatra Utara dan Aceh merupakan kabar baik. Namun, peningkatan jumlah pasien akan meningkat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved