Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PERGURUAN tinggi harus segera menangani kelompok-kelompok Islam eksklusif yang berkembang di lingkungan kampus secara bijak, yakni melalui dialog.
"Mahasiswa harus memahami dan menghormati keberagaman. Menjalani ajaran agama yang dianut juga harus menghormati koridor bernegara," kata Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Forum Rektor Indonesia, Asep Saefuddin, kemarin.
Ia menyatakan hal itu terkait dengan hasil riset Setara Institute yang dipublikasikan baru-baru ini. Hasil riset bertajuk Wacana dan Gerakan Keagamaan di Kalangan Mahasiswa di 10 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) itu menunjukkan ada 10 PTN yang menjadi tempat tumbuhnya kelompok Islam eksklusif transnasional yang berpotensi berkembang ke arah radikalisme.
Kesepuluh kampus tersebut ialah Institut Pertanian Bogor, UIN Syarif Hidayatullah, Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, UIN Sunan Gunung Djati, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Brawijaya, dan Universitas Mataram.
Asep meyakini hasil riset tersebut bukan cerminan utuh yang menggambarkan kondisi mayoritas di 10 PTN tersebut. Namun, ia mengakui kecenderungan adanya kelompok eksklusif memang bisa terjadi di perguruan tinggi. Salah satu penyebabnya ialah polarisasi pandangan yang mengesankan seolah-olah ada pihak yang memusuhi Islam.
"Tentu pembinaan, pembukaan wawasan, dan keterbukaan perlu dibangun, termasuk dialog terbuka dengan ulama yang paham tentang Islam moderat," imbuhnya.
Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Ismunandar, mengatakan pihaknya akan mengkaji hasil penelitian tersebut, mengecek ulang, serta mendiskusikannya dengan pimpinan perguruan tinggi terkait. "Kampus sepatutnya mengembangkan nilai-nilai toleransi dan kehidupan yang inklusif," ujarnya. (Dhk/H-2)
STEFANIA Giannini (2026), Assistant Director-General for Education UNESCO, mengemukakan sistem pendidikan tinggi memainkan peran strategis dan tak tergantikan dalam membangun masyarakat
GoStudy International bersama British Council membuka peluang lebih luas bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya melalui kampanye GoStudy GREAT UK.
Program studi yang selaras dengan minat umumnya akan membuat proses pembelajaran terasa lebih menyenangkan, sekaligus meningkatkan motivasi dalam menjalani perkuliahan.
Dalam satu waktu, tidak jarang sebuah universitas mengukuhkan tiga, lima, bahkan tujuh guru besar sekaligus.
Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), saat ini terdapat hampir 10 juta mahasiswa yang menempuh pendidikan di 4.416 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah mendorong kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi semikonduktor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved