Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan berencana untuk meningkatkan pemberian manfaat bagi para anggota BPJS Ketenagakerjaan. Khususnya terkait santunan kematian dan beasiswa pendidikan bagi anak pekerja.
Hal tersebut sejalan dengan masukan Wakil Presiden Jusuf Kalla agar BPJS Ketenagakerjaan terus meningkatkan manfaat untuk mendorong kepersertaan. Namun agar hal tersebut dapat dilakukan pihak BPJS Ketenagakerjaan mengaku membutuhkan revisi PP nomor 44 Tahun 2015.
"Kita sedang dalam tahap revisi peningkatan manfaat, yakni PP 44 yang salah satunya revisi santunan kematian, yang tadinya Rp24 juta menjadi Rp42 juta. Juga manfaat beasiswa bagi anak peserta BPJS yang meninggal dunia, anaknya akan diberikan beasiswa Rp12 juta untuk satu kali per anak," tutur Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto usai audiensi dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Senin (6/5).
Agus menjelaskan dalam PP revisi yang sedang dirancang saat ini beasiswa tersebut akan di berikan untuk maksimal dua orang anak. Beasiswanya sendiri akan diberikan hingga lulus perguruan tinggi dan besarannya akan bertahap dari SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi.
Agus menjelaskan, manfaat tersebut merupakan salah satu peningkatan luar biasa dari sebelumnya, dan para peserta BPJS Ketenagakerjaan tidak dikenakan peningkatan iuran.
Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan dan KPI Gencarkan Sosialisasi Menyeluruh
"Kita berfikir kalau tulang punggung keluarga atau orang tuanya meninggal jangan sampai anaknya tidak ada yang mengurus sekolahnya. Dengan peningkatan manfaat ini artinya negara hadir melalui BPJS Ketenagakerjaan yang akan membiayai sekolah dari anak anak pekerja yang meninggal," jelas Agus.
Meski demikian, Agus menyadari saat ini revisi dari PP tersebut masih berjalan, sehingga perlu dipercepat. Saat ini statusnya sudah hampir final dan pihakmya masih terus menunggu.
Ia pun menyampaikan harapannya kepada Wapres agar pemerintah segera mensahkan revisi PP 44 tahun 2015 tersebut.
Dari segi kepersertaan jumlah kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan saat ini tercatat 51 juta perserta terdaftar. Sedangkan jika dilihat dari angkatan kerja yang berhak masuk dalam kepesertaan BJS Ketenagakerjaan, diketahui sebanyak 91 juta angkatan kerja.
Agus menjelaskan saat ini coverage dari BPJS Ketenagakerjaan sudah 58% dan sisanya diperkirakan berasal dari sektor informal.
Dirinya mengungkapkan pihaknya terus berupaya meningkatkan keanggotaan dari sektor informal, meski diakuinya terdapat tantangan tersendiri.
Untuk meningkatkan keanggotaan dari sektor informal pihaknya melibatkan masyarakat dan merekrutnya menjadi agen yang diberi nama agen perisai. Para agen tersebut melakukan sosialisasi, edukasi dan pendaftaran dengan mendapatkan insentif 7,5%.
Saat ini sudah ada sekitar empat ribu hingga lima ribu agen yang tersebar di selurih Indonesia dengan fokus mendaftarakan pekerja sektor informal dan mikro. (OL-8)
AKTIVITAS olahraga, khususnya yang bersifat kompetitif seperti lomba lari, memiliki risiko cedera hingga gangguan kesehatan yang tidak dapat diabaikan.
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia (Tugu Insurance), anak usaha PT Pertamina, kembali menorehkan capaian positif di kancah internasional.
SEBAGAI salah satu perusahaan asuransi jiwa nasional yang berperan aktif dalam pengembangan industri terkait, BRI Life menjalankan berbagai inisiatif transformasi digital.
Sulaiman mendorong OJK melakukan penelaahan dan evaluasi terhadap pola kerja sama KPM di industri asuransi.
Sebanyak 10 korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 telah ditemukan. Tiga di antaranya telah berhasil dipulangkan kepada keluarga dan seluruh korban dipastikan akan dapat asiramsi.
Asuransi ini menyasar kendaraan listrik sesuai Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI).
PENGUATAN link and match antara pendidikan dan kebutuhan industri dinilai menjadi kunci dalam mengoptimalkan kualitas pertumbuhan tenaga kerja.
Jika SPPG yang sudah beroperasi sudah mencapai 21.000 SPPG, maka, 987.000 orang tenaga kerja telah terserap secara langsung di daput-dapur MBG.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pendatang baru pasca Idul Fitri 1447 H mempersiapkan diri dan memiliki skill, seiring ekonomi Jakarta yang tumbuh positif.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Sinergi ini merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri mampu menghasilkan talenta berkualitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved