Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJALAN dengan program pemerintah yang gencar mendukung industri kreatif dan wirausaha, Universitas Bunda Mulia (UBM) dan Akademi Pariwisata Bunda Mulia menggelar acara UBM Dreamday 2019.
"UBM Dreamday 2019 merupakan wujud kalangan kampus mendukung program pemerintah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) ke depan. Ini merupakan acara tahunan yang juga bertujuan mengajak anak muda dan kalangan milenial mempunyai dan mewujudkan mimpi sebagai warga bangsa kreatif mandiri dan berprestasi," kata Direktur Marketing UBM, Damai Napitupulu pada acara tersebut di Jakarta, Rabu (24/4).
Menurut Damai, terlaksananya UBM Dreamday 2019, diharapkan dapat menginspirasi para peserta.
"UBM berupaya terus mencetak lulusan andal di berbagai bidang industri serta mencetak entrepreneur yang dapat menciptakan lapangan kerja," ujarnya.
Dengan tema 'Envolving Your Skills and Get Your Dream', UBM Dreamday 2019 yang berlangsung 24 hingga 30 April 2019 menghadirkan pembicara ternama antara lain Chef Renata Moeloek, juri Master Chef Indonesia, Faizal Dunggio, Head of Talent tiket.com, Ardy Arsyudio, Co-Founder Komik Anu, serta Valentino Simanjuntak, komentator olahraga.
Baca juga: Penulis Diminta Lahirkan Karya untuk Kalangan Milenial
Kehadiran Renata mendapat sambutan antusias sekitar 1.000 peserta UBM Dreamday 2019 yang kebanyakan pelajar SMA dan SMK se-Jabodetabek. Renata memaparkan pengalaman kisah kerja keras dan suksesnya sebagai chef muda yang sedang naik daun.
Ia meminta para pelajar untuk belajar tekun dan semangat bekerja keras dalam mewujudkan cita-cita dan mimpi yang ingin dicapai.
Kepala Program Studi Hospital dan Pariwisata UBM, Supina, menjelaskan program perkuliahan hospitality dan pariwisata UBM telah mendapat akreditasi A dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.
Menurutnya, prodi yang dipimpinnya merupakan pilihan tepat bagi lulusan yang ingin bekerja di lingkungan industri. Karena kurikulumnya dirancang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti).
Dengan kurikulum ini menjadikan lulusannya dapat bekerja dan berwirausaha di dalam dan luar negeri.
Selain itu, UBM yang mempunyai jaringan hotel dan perusahaan juga membuka kesempatan magang serta kesempatan kerja yang luas bagi para lulusannya.
"Jadi jangan sampai salah memilih prodi, sesuaikan dengan bakat dan minat atau passion yang kita miliki, " pungkasnya. (RO/OL-1)
Mereka kehilangan rasa aman, rutinitas harian, akses belajar, serta dukungan emosional yang esensial bagi perkembangan mereka.
LEDAKAN teknologi digital telah menyusup ke setiap sudut kehidupan anak-anak Indonesia, membawa kemudahan sekaligus ancaman diam-diam: krisis gaya hidup pasif.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Fokus utama Baznas tetap kepada fakir miskin, khususnya bagaimana kelompok yang tidak mampu dapat mengakses pendidikan melalui dana zakat.
Abad ke-21, menurut Prabowo, merupakan abad ilmu pengetahuan dan teknologi.
GURU Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Achmad Tjachja Nugraha, menilai Sekolah Rakyat merupakan langkah paling rasional untuk mengatasi kesenjangan pendidikan.
Program Desaku Maju–GERCEP direncanakan berlangsung dalam 58 kelas di 38 desa.
Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian Perdagangan (DKUKMPP) Kota Cirebon serta Refo menggelar workshop digital marketing.
Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 mencatat jumlah wirausaha Indonesia telah mencapai 3,47% dari total penduduk, naik dari 3,21% pada tahun sebelumnya.
Program Kartini Bluebird, wadah pemberdayaan bagi istri dan putri pengemudi Bluebird yang berdiri sejak 2014, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi keluarga
Salah satu Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Widayani Wahyuningtyas, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mengusung tema 'Edukasi kewirausahaan sejak usia dini.
Gus Falah menegaskan, adalah keharusan bagi santri untuk menguasai berbagai bidang, mulai dari teknologi, sains, politik, hingga kewirausahaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved