Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Koordinator Bidang Perekonomian melalui program Partnership for Market Readiness (PMR) Indonesia menyelenggarakan workshop tentang Sistem Inventarisasi Gas Rumah Kaca (GRK) dan Perdagangan Emisi di Sektor Pembangkit Listrik dan Industri.
Workshop itu diselenggarakan mulai 19-21 Februari di Jakarta dan melibatkan lebih dari 60 peserta unsur-unsur pemerintah serta pihak swasta yang terkait.
Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Energi, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Montty Girianna berharap workshop tersebut dapat meningkatkan pemahaman pihak-pihak yang terlibat mengenai konsep-konsep penting dalam perencanaan dan penerapan mekanisme pasar karbon yang efektif, efisien dan sesuai dengan kondisi Indonesia.
Montty yang juga merupakan pengarah dari Tim Penyiapan Pasar Karbon Nasional dan program Partnership for Market Readiness juga menekankan pentingnya peningkatan pemahaman, pengetahuan, dan kapasitas teknis peserta dalam menghitung, melaporkan dan memverifikasi data emisi gas rumah kaca (MRV).
“MRV dalam implementasi perdagangan emisi, tidak dapat dipungkiri sangat penting karena integritas data emisi adalah pilar utama dalam penerapan perdagangan emisi," tutur Montty.
Baca juga: Kebijakan Pajak Karbon Dukung Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca
Dengan isu pemanasan global saat ini telah menjadi perhatian seluruh negara di dunia, workshop itu juga bertujuan untuk menjembatani kerja sama selatan-selatan dalam pengendalian tingkat emisi gas rumah kaca. Sejumlah pembicara dari berbagai negara seperti Korea, Tiongkok, dan Thailand hadir untuk berbagi pengalaman terkait kebijakan pengendalian serta pengembangan mekanisme pasar karbon di negara masing-masing, khususnya sistem perdagangan emisi.
Untuk meningkatkan pemahaman peserta workshop akan sistem perdagangan emisi gas rumah kaca, pada akhir kegiatan workshop dilakukan simulasi yang diikuti para peserta guna lebih memahami bagaimana sistem tersebut bekerja. (OL-7)
KECINTAAN Justisia Dewi pada jam tangan, dan kepeduliannya terhadap lingkungan menjadi salah satu sumber inspirasi usahanya. Ia menghadirkan Ma.ja Watch pada tahun 2021
PTPN IV PalmCo memperkuat mitigasi Karhutla 2026 melalui kolaborasi dengan TNI-Polri dan pemantauan digital berbasis AI ARFINA.
Robot bawah laut otonom Mako diuji di Great Barrier Reef untuk menanam benih lamun secara presisi. Teknologi ini diklaim mampu mempercepat restorasi.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana pembangunan PLTSa di Sunter, Rorotan, Bantargebang, dan Jakarta Barat.
sudah ada inovasi dalam mengatasi masalah sampah dalam skala rumah tangga hingga satu desa.
Banjir dengan ketinggian air hingga 60 cm membuat kolong tersebut tidak dapat dilalui kendaraan.
Meski terjadi kenaikan harga cabai merah kriting, namun Pramono berupaya agar harga bahan pokok tersebut bisa tetap terjaga.
Dalam jangka panjang, paparan terus-menerus dapat memicu penyakit kronis hingga mematikan.
Program SSG merupakan solusi nyata bagi sekolah yang mayoritas siswanya berasal dari keluarga prasejahtera.
Kebijakan yang terlampau restriktif dapat mengganggu ekosistem bisnis yang melibatkan banyak pihak, termasuk sektor UMKM.
Perumda Air Minum PAM JAYA menargetkan pembagian 2.000 toren air gratis sepanjang 2026 bagi warga Jakarta, khususnya pelanggan kategori tertentu, guna mendukung pemerataan akses air bersih.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved