Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKOLAH Tinggi Teknologi Telematika Telkom (ST3 Telkom) Purwokerto sebagai sekolah tinggi telematika di bawah Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) telah meningkatan statusnya menjadi Institut Teknologi Telkom (IT Telkom) Purwokerto pada 21 Agustus 2017, melalui SK Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi Nomor 446/KPT/I/2017.
Ketua YPT Dwi S Purnomo mengatakan bahwa, IT Telkom Purwokerto merupakan Institut Teknologi pertama di Jawa Tengah dan IT Telkom menandai tonggak perkembangan pendidikan berbasis teknologi di Jawa Tengah.
“Sebagai perguruan tinggi yang berada di bawah naungan YPT dan didukung secara penuh oleh PT Telkom. IT Telkom Purwokerto hadir dengan delapan program studi untuk menyelenggarakan pendidikan berbasis ICT yang terdepan di area Jawa Tengah dan Yogyakarta. Saya harap kehadiran IT Telkom dapat membuat dunia pendidikan semakin berkembang. Dengan kekuatan pada penguasaan teknologi telematika dan informatika, IT Telkom membekali mahasiswa dengan digital skill yang dibutuhkan industri dan masyarakat saat ini," ungkap Dwi saat ditemui pada Kamis (24/8).
Dengan peningkatan status ini, IT Telkom Purwokerto semakin dekat menjadi Perguruan Tinggi terbaik di nasional dan siap menjadi Perguruan Tinggi berkelas internasional.
“Peningkatan status menjadi IT Telkom Purwokerto merupakan upaya untuk menjawab tantangan globalisasi, di mana pada era digital ini setiap lembaga pendidikan dituntut untuk mampu memenangi persaingan di masa depan," ujar Dwi.
Ia menambahkan, saat ini persaingan di dunia pendidikan semakin ketat, untuk itu setiap lembaga pendidikan harus dapat memberikan kualitas layanan yang terbaik.
Baca juga: Institut Teknologi Telkom Purwokerto Resmi Diluncurkan
“Setiap lembaga pendidikan di bawah Yayasan Pendidikan Telkom harus dapat menjawab tantangan di era globalisasi. Sehingga perubahan dengan meningkatkan status lembaga mutlak untuk dilakukan,” tuturnya.
Keberhasilan suatu negara dalam persaingan global ditentukan oleh keberhasilannya menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan tanggap akan perubahan dan mampu memetik manfaat kemajuan teknologi, serta berwawasan global. Menjawab tantangan itu, IT Telkom hadir menyediakan layanan pendidikan berbasis ICT yang terdepan dengan 8 program studi unggulan.
Ke depan Dwi berharap IT Telkom Purwokerto dapat terus berkembang dan menciptakan kemajuan untuk daerah sekitaranya.
“Awalnya bernama Akademi Teknik Telekomunikasi (Akatel) berdiri pada 31 Mei 2002, kemudian statusnya meningkat menjadi ST3 Telkom pada 20 Desember 2012, sekarang menjadi IT Telkom dan akan dipersiapkan menjadi Telkom University National Campus (TUNC) di Purwokerto. Inilah bakti PT Telkom untuk negeri, membangun bangsa melalui lembaga pendidikan yang didirikannya” pungkas Dwi. (OL-2)
Pada Februari 2025, jumlah perguruan tinggi di Indonesia, baik swasta maupun negeri, menurut BPS mencapai 2.937.
UNDIP dan UI bersama seluruh perguruan tinggi di Indonesia menyepakati pentingnya kolaborasi untuk mewujudkan target Net Zero Emission Indonesia.
Para petani mendapatkan pelatihan pengoperasian dan perawatan traktor capung yang dirancang lebih hemat bahan bakar.
PERGURUAN Tinggi Ilmu Alquran (PTIQ) berupaya merealisasikan program pembangunan kampus terbaik dalam bidang Al-Qur’an sekaligus ilmu pengetahuan.
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI Zayyid Sulthan Rahman menegaskan mahasiswa tidak tinggal diam menghadapi potensi manipulasi demokrasi.
Zakat bukan hanya urusan ibadah, tapi juga instrumen peradaban. Maka, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan dan keadilan sosial.
Presiden Prabowo Subianto mengundang perguruan tinggi terkemuka Inggris untuk menjalin kerja sama dalam pendirian 10 universitas baru di Indonesia.
Mitigasi lewat pendekatan sosial kemasyarakatan ini bisa menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun ketangguhan desa menghadapi bencana.
Penguatan kompetensi dan sistem perlindungan bagi mahasiswa yang melakukan kegiatan kerja di luar negeri harus terus ditingkatkan.
Peserta juga diajak mengeksplorasi cara memanfaatkan kertas daur ulang sebagai media artistik seperti ilustrasi, kartu ucapan, kemasan kreatif, dan karya dekoratif.
Kunjungan akademik ini menjadi langkah strategis Universitas LIA dalam memperkuat jejaring internasional dan memberikan pengalaman global bagi sivitas akademika.
MIU kini menaungi puluhan ribu mahasiswa dari lebih 130 negara, dengan cabang di berbagai kawasan dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved