Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS Christina Applegate membagikan kabar terbaru yang menyentuh hati mengenai perjuangannya melawan multiple sclerosis (MS). Lima tahun setelah didiagnosis pada 2021, bintang serial legendaris Married With Children ini mengaku kini menghabiskan sebagian besar waktunya di tempat tidur akibat rasa sakit yang luar biasa saat bergerak.
Dalam wawancara bersama majalah People menjelang peluncuran memoirnya, aktris berusia 54 tahun tersebut menjelaskan betapa sulitnya menjalani aktivitas fisik sehari-hari. Meski demikian, Applegate tetap memaksakan diri untuk satu hal yang sangat berarti baginya: mengantar Sadie, putrinya yang berusia 15 tahun, ke sekolah.
“Itu adalah satu-satunya waktu kami bisa berduaan saja,” ungkap Applegate. “Saya selalu berkata pada diri sendiri, ‘Bawa dia sampai ke sekolah dengan selamat, lalu pulanglah agar kamu bisa kembali berbaring.’ Dan itulah yang saya lakukan.”
MS adalah penyakit autoimun yang menyerang selubung pelindung serat saraf. Kondisi ini mengganggu komunikasi antara otak dan anggota tubuh lainnya, yang sering kali berujung pada kesulitan berjalan hingga kelumpuhan pada kaki.
Meski jarang berakibat fatal secara langsung, penyakit yang lebih banyak menyerang wanita ini rata-rata menurunkan angka harapan hidup penderitanya antara lima hingga sepuluh tahun.
Perjalanan hidup Applegate yang penuh liku dituangkan dalam memoir terbarunya berjudul You With the Sad Eyes. Buku ini tidak hanya membahas penyakitnya, tetapi juga masa kecilnya yang keras di Los Angeles saat melihat ibunya, Nancy Priddy, berjuang melawan kecanduan heroin dan hubungan yang penuh kekerasan.
Applegate menegaskan tidak ingin memoles realita hidupnya agar terlihat indah.
“Hidup saya tidak dibungkus dengan pita cantik. Hidup orang-orang, maaf jika istilah ini kasar, terkadang benar-benar menyedihkan. Jadi, saya mencoba sejujur dan sealami mungkin,” ujarnya.
“Buku ini sama sekali bukan buku inspiratif. Tapi, buku ini bisa memberikan inspirasi.”
Aktris yang pernah menjalani mastektomi ganda akibat kanker payudara pada 2008 ini juga mengungkapkan kesedihannya saat melihat tatapan sang putri ketika ia tidak mampu beranjak dari tempat tidur.
“Ibu tidak bisa melakukan semua hal yang dulu bisa ia lakukan, dan saya bisa melihat hal itu dari matanya,” tambahnya.
Saat ini, Applegate mengalihkan fokus kariernya pada pengisian suara dan aktif memandu podcast tentang MS bertajuk MeSsy bersama sahabatnya, aktris Jamie-Lynn Sigler, yang juga mengidap kondisi serupa. (The Guardian/Z-2)
Gangguan pola berjalan pada usia muda tak boleh diabaikan. Studi neurologi menyebut perubahan cara berjalan bisa menjadi sinyal awal gangguan otak dan saraf.
Uji klinis menemukan kombinasi obat diabetes metformin dan antihistamin dapat membantu memperbaiki kerusakan mielin pada penderita MS.
Penelitian mengungkapkan penyakit multiple sclerosis (MS) mulai memengaruhi tubuh hingga 15 tahun, sebelum gejala neurologis khas muncul.
Saat ini terdapat 160 kasus Multiple Sclerosis di Indonesia pada 2020, sementara prevalensi MS di Indonesia diperkirakan antara 1-5 penyintas per 100.000 penduduk.
Christina Applegate mengatakan penyakit MS membuat dia depresi.
Penelitian Stanford Medicine mengungkap Epstein-Barr virus (EBV) diduga menjadi pemicu utama lupus. Temuan ini membuka peluang terapi baru untuk penyakit autoimun kronis tersebut.
Penelitian baru mengungkap rheumatoid arthritis (RA) dimulai bertahun-tahun sebelum nyeri sendi muncul.
Penelitian baru dari Stanford University menemukan virus umum pada masa kanak-kanak, Epstein-Barr, dapat memicu lupus.
Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pencegahan penyakit autoimun menjadi hal yang krusial, mengingat kasusnya terus bertambah di Indonesia.
Penyakit Guillain-Barré Syndrome (GBS) kini sedang mengancam anak-anak Gaza. GBS sendiri adalah penyakit autoimun, artinya sistem kekebalan tubuh menyerang saraf perifer.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved