Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIT alternative pop asal Lampung, Cocolite, resmi kembali menyapa industri musik tanah air melalui single terbaru bertajuk Berjarak.
Karya ini dirilis secara serentak di berbagai platform pemutar musik digital pada Jumat (6/2), sebagai kelanjutan perjalanan artistik mereka setelah kesuksesan EP Generasi.
Melalui Berjarak, Cocolite masih konsisten mengeksplorasi tema romansa yang relevan dengan dinamika kehidupan anak muda.
Namun, kali ini mereka menawarkan perspektif yang lebih dewasa dalam menghadapi konflik asmara.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu ini memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Cocolite mencoba menyampaikan pesan bahwa cinta terkadang tidak harus berakhir secara paksa, melainkan hanya membutuhkan ruang untuk bernapas. Kedewasaan sikap tersebut tercermin kuat dalam penggalan liriknya:
“Jangan dipaksakan bila tak sejalan, Kita tak sesuai harapan. Jedalah sejenak, Mungkin kita butuh berjarak.”
Lirik tersebut menjadi inti refleksi tentang keberanian untuk berhenti sejenak demi menjaga hati tetap utuh.
Secara musikal, nuansa alternative pop yang hangat berpadu dengan vokal Ayu PS yang lembut namun emosional. Aransemen modern yang dibangun oleh band ini membuat Berjarak terasa sangat personal sekaligus mampu merepresentasikan perasaan para pendengarnya.
Cocolite terus menunjukkan grafik perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Nama mereka mulai mendapat sorotan luas setelah merilis EP Generasi yang memuat sejumlah nomor populer seperti Oh, Sayang!, Lagu Untuk Kamu, dan Lagu Kita (Couple Anthem).
Kualitas karya mereka pun telah diakui lewat kurasi di berbagai playlist editorial bergengsi, seperti Fresh Finds Indonesia dan menjadi wajah utama untuk Skena Gres.
Kini, Cocolite tampil lebih segar dengan formasi terbaru yang memperkuat lini musikalitas mereka:
Proses produksi Berjarak dilakukan secara mandiri oleh Cocolite, dengan komposisi musik oleh Cholili dan lirik yang ditulis oleh Ayu Perwita Sari.
Untuk memastikan kualitas audio yang mumpuni, proses mixing dan mastering dipercayakan kepada STV Record.
Dengan tabungan lebih dari 100 materi lagu yang siap dirilis secara bertahap, Berjarak menjadi langkah awal dari ambisi besar Cocolite untuk mengukuhkan posisi mereka di industri musik Indonesia.
Melalui lagu ini, mereka berharap pendengar dapat menemukan sebuah kesadaran baru: bahwa terkadang arah yang tepat hanya bisa ditemukan saat kita berani mengambil jarak. (Z-1)
Cakra Khan menilai bahwa setiap komposisi lahir dari tujuan dan makna mendalam yang tidak boleh luntur begitu saja.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang sarat akan pesan tersurat, Hidup Tanpa Kata justru menonjolkan kekuatan dalam kesunyian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved