Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSISI sekaligus penulis lagu, Pugar Restu Julian, kembali meramaikan industri musik tanah air dengan merilis karya terbaru bertajuk Kembali Kepadamu.
Single yang resmi meluncur pada 23 Januari ini hadir sebagai sebuah narasi reflektif yang menyentuh sisi kemanusiaan tentang konsekuensi dan empati.
Kembali Kepadamu bukan sekadar lagu biasa, melainkan sebuah medium perenungan mengenai momen di mana segala perbuatan pada akhirnya akan kembali kepada diri sendiri.
Pugar memotret titik balik kehidupan seseorang, sebuah fase krusial saat tidak ada lagi ruang untuk menyalahkan faktor eksternal, melainkan memaksa individu untuk berhadapan langsung dengan cermin dirinya sendiri.
Hal yang membuat single ini terasa istimewa adalah keterlibatan penuh Pugar dalam setiap lini produksinya.
Ia tidak hanya bertindak sebagai penulis lirik dan pencipta lagu, tetapi juga berperan sebagai produser sekaligus multiinstrumen. Mulai dari departemen vokal, gitar akustik dan elektrik, bass, drum, hingga instrumen keys dimainkan sendiri olehnya.
Pendekatan ini membuat Kembali Kepadamu menjadi sebuah karya yang utuh dan personal.
Tidak berhenti di situ, Pugar juga mengawal proses teknis mixing hingga mastering secara mandiri.
Meski dikerjakan secara komprehensif oleh satu tangan, lagu ini tetap memberikan ruang bagi kolaborasi. Kehadiran Rini Harsono sebagai pengisi vokal latar (backing vocals) memberikan lapisan emosional yang halus, memperkuat atmosfer lagu yang jujur dan lugas.
Dari sisi lirik, Pugar memilih untuk tidak bersikap menggurui. Ia menggunakan pendekatan yang lebih intim melalui repetisi kata “rasakan”. Pilihan kata ini menjadi penekanan kuat bagi pendengar untuk berhenti sejenak, menerima, dan memahami setiap proses kehidupan yang sedang berjalan.
Melalui lagu ini, Pugar Restu Julian mengajak pendengar untuk menyadari bahwa setiap tindakan manusia memiliki jejaknya sendiri. Pesan sentralnya jelas: pada akhirnya, semua yang kita tanam akan kita tuai kembali.
Secara musikal, aransemen yang sederhana namun kuat secara emosional menjadi kekuatan utama yang mendukung lirik-lirik kontemplatif tersebut.
Dengan kemasan yang minimalis namun presisi, pesan moral di dalam lagu dapat tersampaikan secara lebih efektif ke telinga pendengar.
Single Kembali Kepadamu saat ini sudah dapat dinikmati di berbagai platform musik digital seperti Spotify, Apple Music, dan layanan streaming lainnya sejak 23 Januari.
Karya ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa berkaca di tengah hiruk-pikuk dunia. (Z-1)
Bagi Sajama Cut, konsistensi Recollecting adalah bentuk tanggung jawab untuk memberikan sorotan pada karya-karya yang sering kali luput dari arus utama.
Angel Lelga mengajak pendengar untuk sejenak berhenti dari hiruk-pikuk dunia dan mengingat kembali bahwa hanya kepada Allah tempat terbaik untuk berserah diri.
Sejak merilis gitar akustik, elektrik, dan ampli pertamanya pada 1966, Yamaha secara konsisten menjadi bagian dari perjalanan musik global.
Makna merupakan salah satu lagu paling personal dalam album penuh Adikara yang bertajuk Klise, yang sebelumnya telah menyapa pendengar pada 30 Mei 2025 lalu.
Melalui karya terbaru berjudul Peganglah Tanganku, sejumlah penyanyi lintas generasi bersatu untuk memberikan dukungan moril dan semangat bagi para penyintas di daerah terdampak.
Lagu Diam Seribu Diam dari Daun Jatuh dan Syiqin Azln membawa pendengar menyelami sisi rapuh sebuah hubungan.
Angel Lelga mengajak pendengar untuk sejenak berhenti dari hiruk-pikuk dunia dan mengingat kembali bahwa hanya kepada Allah tempat terbaik untuk berserah diri.
Makna merupakan salah satu lagu paling personal dalam album penuh Adikara yang bertajuk Klise, yang sebelumnya telah menyapa pendengar pada 30 Mei 2025 lalu.
Lagu Diam Seribu Diam dari Daun Jatuh dan Syiqin Azln membawa pendengar menyelami sisi rapuh sebuah hubungan.
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved