Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSISI dan penulis lagu Pugar Restu Julian kembali mempersembahkan karya terbarunya berjudul Nanti Juga Lupa, kali ini berkolaborasi dengan Rini Harsono.
Lagu ini resmi dirilis pada 31 Oktober 2025 di berbagai Digital Streaming Platform (DSP) seperti Spotify, Apple Music, YouTube Music, dan lainnya.
Nanti Juga Lupa adalah lagu yang sederhana tapi jujur — menggambarkan kebiasaan manusia yang sering larut dalam pikiran, perasaan, atau hal-hal kecil yang sebenarnya akan reda dengan waktu.
Melalui liriknya yang ringan dan apa adanya, lagu ini menjadi pengingat bahwa tidak semua hal harus diambil terlalu serius. Kadang, cukup istirahat dan percaya kalau... nanti juga lupa, nanti juga reda, nanti juga lega.
Ditulis dan diproduseri oleh Pugar Restu Julian (Uga), lagu ini menghadirkan suasana pop akustik yang hangat dengan balutan lo-fi dan elemen-elemen organik yang khas dari Uga.
Ia juga memainkan seluruh instrumen dan vokal latar, sementara Rini Harsono mengisi vokal utama dengan warna suara lembut dan emosional yang memperkuat pesan lagu.
“Lagu ini tentang berdamai dengan hal-hal kecil yang nyangkut di kepala. Kadang yang kita pikir besar, besok-besok malah gak terasa lagi,” ujar Uga.
Perpaduan karakter Uga dan Rini menciptakan keseimbangan unik: jujur, ringan, dan menenangkan.
Nanti Juga Lupa bukan sekadar lagu galau — tapi semacam soundtrack kecil untuk hidup sehari-hari, untuk menemani mereka yang sedang berproses, melepas, atau sekadar butuh diingatkan bahwa semua akan baik-baik saja. (Z-1)
Lewat lirik yang reflektif dan hangat, Hari Ini Aku Dulu dari Pugar Restu Julian dan Rini Harsono memberi pengingat bahwa menyisihkan waktu untuk diri sendiri bukan bentuk kemewahan.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Tajuk Typhoon diambil dari titik balik krusial dalam hidup Luke Chiang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved