Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
GRUP musik Pop Jawa asal Yogyakarta, Vadesta, resmi melengkapi perjalanan musikal mereka dengan merilis single terbaru bertajuk Aku Tetep Bali pada 16 Januari 2026. Lagu ini menjadi pelengkap sekaligus penutup dari rangkaian trilogi lagu yang telah dibangun secara konsisten sejak September 2025.
Melalui trilogi ini, Vadesta menyuguhkan sebuah narasi cinta yang utuh dan saling terhubung.
Cerita dimulai dari single Sampeyan, berlanjut ke Kesalahanmu, hingga mencapai klimaksnya di lagu Aku Tetep Bali.
Ketiga karya ini tidak hanya menyatu secara lirik, tetapi juga melalui visualisasi dalam video musik yang menggambarkan dinamika hubungan sepasang kekasih.
Trilogi ini dibuka dengan Sampeyan, yang dirilis pada 12 September 2025. Pada fase awal ini, Vadesta menggambarkan hangatnya masa persiapan menuju jenjang pernikahan.
Video musiknya menangkap momen-momen penuh harapan, seperti pertemuan antar keluarga hingga proses mencari vendor pernikahan. Lagu ini menjadi representasi dari fase cinta yang penuh keyakinan dan komitmen awal.
Namun, memasuki babak kedua lewat lagu Kesalahanmu (14 November 2025), narasi berubah menjadi lebih kelam. Kepercayaan yang sebelumnya kokoh mulai diuji oleh kesalahpahaman dan rasa curiga.
Vadesta secara emosional memotret bagaimana ego dan komunikasi yang buruk dapat memicu luka batin dan menggoyahkan hubungan yang telah dibangun.
Sebagai babak pamungkas, Aku Tetep Bali hadir sebagai jawaban atas seluruh konflik tersebut.
Judul lagu ini merepresentasikan keteguhan hati seseorang untuk memilih jalan pulang. Liriknya menekankan bahwa bertahan bukan berarti tidak merasakan sakit, melainkan sebuah keputusan sadar untuk memperjuangkan cinta di atas luka yang pernah ada.
Visualisasi dalam video musik Aku Tetep Bali menjadi pengikat seluruh cerita. Dalam babak penutup ini, penonton disuguhkan adegan pernikahan yang menjadi resolusi dari segala prasangka.
Menariknya, karakter-karakter yang sebelumnya memicu konflik justru hadir menjadi saksi kebahagiaan pasangan tersebut.
Penggabungan antara kilas balik masa sulit dan momen bahagia di pelaminan menegaskan pesan utama Vadesta: bahwa perjalanan cinta tidak selalu mulus, namun kejujuran dan keberanian untuk saling mendengar mampu membawa hubungan kembali ke tujuan semula.
Dengan rilisnya single penutup ini, Vadesta berhasil menyajikan karya kolektif yang mendalam tentang fase-fase dalam hubungan manusia.
Single Aku Tetep Bali saat ini sudah dapat dinikmati di berbagai platform streaming digital. (Z-1)
Bagi Sajama Cut, konsistensi Recollecting adalah bentuk tanggung jawab untuk memberikan sorotan pada karya-karya yang sering kali luput dari arus utama.
Angel Lelga mengajak pendengar untuk sejenak berhenti dari hiruk-pikuk dunia dan mengingat kembali bahwa hanya kepada Allah tempat terbaik untuk berserah diri.
Sejak merilis gitar akustik, elektrik, dan ampli pertamanya pada 1966, Yamaha secara konsisten menjadi bagian dari perjalanan musik global.
Makna merupakan salah satu lagu paling personal dalam album penuh Adikara yang bertajuk Klise, yang sebelumnya telah menyapa pendengar pada 30 Mei 2025 lalu.
Melalui karya terbaru berjudul Peganglah Tanganku, sejumlah penyanyi lintas generasi bersatu untuk memberikan dukungan moril dan semangat bagi para penyintas di daerah terdampak.
Lagu Diam Seribu Diam dari Daun Jatuh dan Syiqin Azln membawa pendengar menyelami sisi rapuh sebuah hubungan.
Angel Lelga mengajak pendengar untuk sejenak berhenti dari hiruk-pikuk dunia dan mengingat kembali bahwa hanya kepada Allah tempat terbaik untuk berserah diri.
Makna merupakan salah satu lagu paling personal dalam album penuh Adikara yang bertajuk Klise, yang sebelumnya telah menyapa pendengar pada 30 Mei 2025 lalu.
Lagu Diam Seribu Diam dari Daun Jatuh dan Syiqin Azln membawa pendengar menyelami sisi rapuh sebuah hubungan.
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved