Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
INDUSTRi film Indonesia kembali menghadirkan terobosan melalui kolaborasi internasional bertajuk Esok Tanpa Ibu. Proyek garapan BASE Entertainment dan Beacon Film ini menjadi sorotan karena menggabungkan genre drama keluarga dengan pendekatan fiksi ilmiah (sci-fi), sebuah kombinasi yang jarang dieksplorasi secara mendalam di pasar sinema lokal.
Produser Shanty Harmayn mengungkapkan bahwa film ini merupakan proyek ambisius yang telah dikembangkan sejak 2020. Kolaborasi ini melibatkan sinergi lintas negara antara Indonesia, Singapura, dan Malaysia.
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara dipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
“Film ini sejak awal kami rancang sebagai kerja bersama. Dari pengembangan naskah sampai produksi, banyak pihak dan negara yang terlibat,” ujar Shanty dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (19/1).
Proses kreatif Esok Tanpa Ibu dimulai melalui program Wahana Kreator. Waktu pengembangan yang cukup panjang diperlukan untuk menggarap tema keluarga dan teknologi yang dinilai kompleks, sehingga membutuhkan pendalaman materi yang matang sebelum masuk ke tahap produksi.
Meski melibatkan kru dan pemain dari latar belakang negara yang berbeda, kendala bahasa ternyata bukan menjadi hambatan besar bagi sang sutradara.
Ho Wi-ding menjelaskan bahwa dirinya lebih mengutamakan kejujuran perasaan yang terpancar dari para aktor di depan kamera.
“Bagi saya, ketika emosi itu benar, bahasa tidak lagi menjadi masalah. Film adalah medium universal,” kata Ho Wi-ding.
Ia menekankan bahwa fondasi utama dari keberhasilan film ini terletak pada proses pemilihan pemain (casting) yang tepat. Menurutnya, dengan aktor yang kompeten, ia dapat memberikan ruang bagi mereka untuk mengeksplorasi adegan secara organik.
“Jika Anda menemukan pemeran yang tepat, Anda tinggal mempercayai mereka. Biarkan mereka merasakan adegannya dan menjalankan dialognya sendiri,” tambahnya.
Pendekatan ini dirasakan langsung oleh Ringgo Agus Rahman yang memerankan karakter Bapak.
Ringgo menyebutkan bahwa pola kerja sang sutradara membuat proses syuting terasa lebih jujur secara emosional. TIDak jarang, mereka harus melakukan pengambilan gambar ulang demi mencapai rasa yang diinginkan, meski dialog sudah diucapkan dengan benar.
“Kalau emosinya belum dapat, ya diulang,” ungkap Ringgo singkat.
Dian Sastrowardoyo, yang dalam proyek ini memegang peran ganda sebagai pemeran tokoh Laras sekaligus produser, menjelaskan tantangan teknis dalam menjembatani komunikasi di lapangan. Untuk menjaga sinkronisasi, tim menyiapkan naskah dalam dua versi.
Kru dan pemain menggunakan naskah berbahasa Indonesia, sementara sutradara memegang versi bahasa Inggris. Dian menekankan pentingnya akurasi dalam penerjemahan naskah tersebut agar tidak ada pesan yang meleset.
“Terjemahannya harus benar-benar plek-ketiplek,” ujar Dian menegaskan ketelitian tim dalam menjaga integritas cerita.
Film Esok Tanpa Ibu dijadwalkan menyapa penonton di bioskop-bioskop Indonesia mulai Kamis (22/1).
Kehadiran film ini diharapkan mampu memberikan warna baru bagi industri perfilman tanah air melalui pendekatan teknologi dan emosi keluarga yang menyentuh. (Ant/Z-1)
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Film 12 Mile ini menyoroti sosok mendiang Mochtar Kusumaatmadja yang menjadi arsitek utama di balik konsep Wawasan Nusantara.
Selain Song Ji-hyo, Accidental Chef dikabarkan tengah mengincar sejumlah nama besar untuk melengkapi jajaran pemain.
Mark Ruffalo menekankan bahwa dirinya tidak memiliki rencana untuk meninggalkan peran Hulk, yang telah ia mainkan sejak 2012.
Aming diperkenalkan sebagai pemeran karakter bernama Tokek, seorang narapidana dengan latar belakang yang kompleks.
Ayu Laksmi mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih kreatif dalam menjalin komunikasi dengan kerabat saat Lebaran.
RAKSASA logistik global DHL Express Indonesia resmi melakukan ekspansi ke ranah lifestyle dengan menggandeng label streetwear asal Bandung, Machine56.
Kolaborasi ini diumumkan secara resmi dalam di Borneo FC Training Center, sekaligus menandai kelanjutan kemitraan setelah sebelumnya Extrajoss mendukung Borneo FC pada 2021.
ASN di Jatim diajak membangun kebijakan yang cerdas dan berdampak melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) berkualitas serta pemanfaatan teknologi digital.
Tim CIS Jepang, Universitas Budi Luhur dan Pemprov Jatim akan melakukan riset kolaborasi jalur drone untuk mitigasi bencana di wilayah Cangar Pacet Kabupaten Mojokerto
Kolaborasi ini menjadi sangat penting karena mahasiswa membutuhkan penguatan sains dan teknologi sebagai fondasi dalam membangun kapabilitas bisnis yang kokoh.
Beberapa bentuk kegiatan strategis itu mencakup seminar, workshop, dan kelas kolaboratif yang menampilkan praktisi industri dan akademisi kedua institusi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved