Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
INDUSTRI musik tanah air kembali kedatangan warna baru di awal tahun 2026. Reza Lukita Apriadi, sosok di balik kesuksesan band Batas Senja yang akrab disapa Masitong, resmi memperkenalkan proyek solo terbarunya yang diberi nama Mas Jawin. Melalui proyek ini, Masitong melakukan eksplorasi musikal yang cukup kontras dengan karya-karya sebelumnya.
Mas Jawin hadir dengan mengusung identitas musik berbahasa Jawa yang dibalut dalam aransemen Pop Alternatif. Langkah ini menjadi menarik karena Masitong memilih untuk keluar dari pakem musik Jawa populer seperti koplo atau campursari yang tengah menjamur, dan justru menawarkan nuansa yang lebih modern namun tetap membumi.
Sebagai penanda awal perjalanannya, Mas Jawin merilis single perdana berjudul Ajur. Bekerja sama dengan label MST MUSIC, lagu ini diposisikan sebagai pernyataan identitas Masitong dalam mengekspresikan sisi emosional yang jujur dan berani melalui bahasa daerah.
Secara harfiah, Ajur memiliki arti hancur atau remuk berkeping-keping. Sesuai dengan judulnya, lagu ini menangkap potret getir dari sebuah pengkhianatan.
Mas Jawin menceritakan kisah tentang sebuah hubungan yang telah berjalan sangat jauh dan mendalam, namun harus kandas di tengah jalan akibat perselingkuhan.
Kekuatan utama lagu ini terletak pada liriknya yang lugas. Masitong menggambarkan rasa sakit yang luar biasa ketika kepercayaan dihancurkan tepat di saat cinta sedang berada di titik puncaknya.
Salah satu penggalan lirik yang menjadi inti emosional dari lagu ini adalah: “Ati iki ajure ra kiro-kiro, pas aku sayang-sayange, malah kowe milih wong liyo.”
Potongan tersebut menjadi pengakuan pahit mengenai kehancuran hati yang datang tanpa peringatan, sebuah tema yang sangat relevan dengan banyak pendengar.
Melalui Mas Jawin, Masitong membuktikan kapasitasnya sebagai musisi yang tidak berhenti bereksplorasi.
Meskipun menggunakan bahasa Jawa sebagai media utama, aransemen Pop Alternatif yang disuguhkan membuat Ajur memiliki daya tarik yang luas, melampaui batasan sekat genre tradisional.
Proyek ini tidak sekadar hadir untuk mengikuti tren yang ada, melainkan berupaya membuka ruang baru bagi musik Jawa agar dapat dinikmati oleh lintas generasi dan berbagai latar belakang selera musik.
Masitong berharap Ajur dapat menjadi warna baru dalam perkembangan musik Jawa kontemporer—sebuah karya yang tetap berakar pada tradisi bahasa, namun berani melangkah ke arah musikalitas yang berbeda.
Saat ini, single debut Ajur dari Mas Jawin sudah dapat dinikmati di berbagai platform musik digital (Spotify, Apple Music, YouTube Music, dan lainnya). (Z-1)
Do What You Gotta, hasil kolaborasi dengan Sunset Rollercoaster, ditetapkan sebagai single utama dari EP terbaru PREP yang bertajuk One Day in the Sun.
Jakarta Concert Orchestra (JCO) kembali membuktikan daya tarik musik anime di panggung orkestra melalui konser bertajuk an Anime Symphony: Re-Awakening.
Eclipse dari Shye hadir dengan nuansa indie-rock yang kental, membawa pendengar menelusuri ruang-ruang keintiman yang bersifat tarik-ulur.
Sebagai penanda kembalinya mereka ke kancah musik tanah air, Cherry Bombshell, yang terbentuk sejak 1995, merilis single terbaru bertajuk Kecewa.
Album Britpop, yang dirilis pekan lalu, menjadi album ke-16 dalam karier solo Robbie Williams yang berhasil memuncaki tangga lagu.
Lagu Apa Arti Cinta dari Danil Josse hadir dengan balutan aransemen pop mainstream yang progresif namun tetap terasa hangat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved