Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENUTUP 2025 dengan penuh kesan, grup vokal dan tari Fantastics from Exile Tribe resmi merilis single terbaru bertajuk Zutto Zutto. Lagu ini tidak hanya hadir sebagai sebuah karya musik, tetapi juga menjadi lagu tema untuk film layar lebar mendatang, Romantic Killer.
Zutto Zutto digambarkan sebagai sebuah lagu balada cinta yang memikat, menangkap momen emosional yang halus di tengah suasana musim dingin yang dingin.
Dengan iringan denting piano yang lembut dan performa vokal yang jujur, lagu ini menelusuri ruang antara keinginan, penantian, dan harapan yang membekas bagi para pendengarnya.
Keterlibatan Fantastics dalam film Romantic Killer tidak hanya terbatas pada pengisian soundtrack. Salah satu vokalis mereka, Sota Nakajima, didapuk memerankan salah satu karakter utama dari kelompok Quattro.
Selain Sota, anggota Fantastics lainnya, Taiki Sato, juga dipastikan ikut membintangi jajaran pemain film tersebut.
Untuk memperkuat pengalaman penggemar, sebuah video kolaborasi romantis (Romantic Collaboration Video) bersama film Romantic Killer telah dirilis dan dapat dinikmati hingga 31 Januari 2026.
Selain itu, grup ini juga meluncurkan Art Track yang dibangun berdasarkan visual sampul lagu, guna menambah kedalaman emosi dan penceritaan dari single tersebut.
Perilisan lagu ini bertepatan dengan momen bersejarah bagi grup di bawah naungan LDH Japan tersebut. Fantastics merayakan hari jadi mereka yang ke-7 melalui acara khusus penggemar bertajuk Fantikme 7th Anniversary Party!!.
Acara ini menjadi bentuk apresiasi atas hubungan erat yang telah dibangun bersama para penggemar selama tujuh tahun perjalanan karier mereka.
Kabar gembira bagi para Fantaro (sebutan penggemar Fantastics) tidak berhenti di situ. Dalam sesi eksklusif Voom Live pada 5 Desember lalu, grup ini secara resmi mengungkap daftar lagu untuk best album pertama mereka yang dijadwalkan rilis pada 12 Februari 2026.
Album kompilasi terbaik ini akan hadir dalam dua versi utama:
Dengan hadirnya single Zutto Zutto, perayaan hari jadi yang hangat, serta pengumuman album terbaik di awal tahun depan, Fantastics menutup babak 2025 dengan refleksi diri sekaligus memberikan sinyal akan langkah yang lebih besar di masa depan.
Baik melalui layar lebar maupun rilisan musik, balada musim dingin ini mengajak pendengar untuk sejenak melambat dan merasakan ketulusan emosi di tengah hiruk-pikuk pergantian tahun. (Z-1)
Melalui lagu Salam Sehat, ArumtaLa konsisten membawa ciri khas mereka: memadukan tema kehidupan sehari-hari yang dewasa namun jenaka, serta menyampaikannya secara apa adanya.
Kali ini, Judika keluar dari zona nyaman dengan mengeksplorasi nuansa musik Folk lewat single Terpikat Pada Cinta.
Cinta Tapi Terluka dari The Chasmala menggambarkan konflik batin dua insan yang masih saling mencintai, namun terjebak dalam lingkaran luka dan kekecewaan.
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Melalui unggahan di media sosial, Harry Styles membagikan sampul album terbarunya.
Melalui lagu Salam Sehat, ArumtaLa konsisten membawa ciri khas mereka: memadukan tema kehidupan sehari-hari yang dewasa namun jenaka, serta menyampaikannya secara apa adanya.
Kali ini, Judika keluar dari zona nyaman dengan mengeksplorasi nuansa musik Folk lewat single Terpikat Pada Cinta.
Cinta Tapi Terluka dari The Chasmala menggambarkan konflik batin dua insan yang masih saling mencintai, namun terjebak dalam lingkaran luka dan kekecewaan.
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Lagu Hati Bertali dari Bumiy hadir bukan sekadar sebagai rilisan musik biasa, melainkan sebuah ruang refleksi dan penguat jiwa bagi mereka yang tengah diuji oleh perpisahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved