Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MBC menyiapkan drama baru berjudul The Judge Returns, adaptasi dari web novel. Ceritanya mengikuti Lee Han Young (Ji Sung), seorang hakim korup yang pernah “menjadi budak” firma hukum besar, lalu mengalami insiden yang membuatnya kembali 10 tahun ke masa lalu.
Mendapat kesempatan kedua, Han Young bertekad membalikkan hidupnya dan menegakkan keadilan dengan menghukum “kejahatan besar” yang dulu tak tersentuh.
Drama ini juga menghadirkan tokoh-tokoh penting di jalur konflik Han Young, termasuk Kang Shin Jin (Park Hee Soon) dan jaksa Kim Jin Ah (Won Jin Ah), kombinasi yang menjanjikan tensi tinggi sejak awal.
Kalau kamu suka drama hukum, The Judge Returns menawarkan rasa baru karena menggabungkan logika kasus di ruang sidang dengan efek domino dari time travel.
Di kehidupan “kedua”-nya, Han Young menghadapi kembali dunia hukum yang penuh intrik. Ia berseberangan dengan Kang Shin Jin, sosok hakim pidana berpengaruh dengan cara kerja yang keras dan tak kompromi. Di saat yang sama, ia kembali bertemu jaksa Kim Jin Ah—orang yang pernah punya hubungan tegang dengannya karena persidangan di masa lalu.
Yang bikin menarik: Han Young punya “pengetahuan lebih” karena datang dari masa depan, sedangkan karakter lain tidak. Perbedaan informasi ini bisa memicu twist, strategi, dan keputusan hukum yang tidak bisa ditebak seperti drama courtroom pada umumnya.
Daya tarik utama drama ini adalah karakter Lee Han Young yang tidak digambarkan suci dari awal. Ia pernah memanipulasi persidangan demi ambisi dan kekuasaan, tipikal “anti-hero” yang kompleks.
Namun setelah hidupnya diputar ulang 10 tahun, drama ini menyorot pertanyaan besar:
Jika seseorang diberi kesempatan kedua, apakah ia benar-benar bisa berubah?
Di sinilah The Judge Returns terasa memuaskan: bukan sekadar “baik vs jahat”, tapi proses batin, pilihan, dan konsekuensi dari setiap putusan. Han Young tidak hanya melawan musuh besar, ia juga melawan sisi gelap dirinya sendiri, dan itu biasanya yang bikin penonton betah.
The Judge Returns tidak hanya berfokus pada tokoh utama. Dramanya menampilkan banyak lini karakter—mulai dari staf pengadilan, pihak kejaksaan, firma hukum Haenal, para chaebol, hingga warga biasa yang ikut terdampak oleh keputusan hukum.
Karakter pendukung yang kuat membuat cerita terasa lebih “hidup” karena konflik datang dari berbagai arah, bukan dari satu penjahat saja. Setiap tokoh membawa kepentingan masing-masing, sehingga dunia dramanya terasa padat, realistis, dan punya banyak kemungkinan kejutan.
Kalau kamu kangen Ji Sung di peran intens dan penuh tensi, The Judge Returns terlihat seperti paket lengkap: courtroom drama yang tegang, time travel yang memicu twist, dan karakter-karakter kuat yang saling berbenturan. Buat yang suka drama bertema keadilan dengan tokoh utama “abu-abu”, ini wajib masuk watchlist. (Soompi/Z-10)
Aktor Korea Selatan Kim Seon-ho mengungkap fakta menarik di balik salah satu adegan paling ikonik dalam episode pertama drama Can This Love Be Translated?.
AKTOR Korea Selatan, Kim Seon-ho, kembali memikat perhatian penggemar lewat drama terbaru Netflix berjudul Can This Love Be Translated?. Seon-ho mengungkapkan pendekatannya unik
Kim Seon ho dan Go Youn-jung mengunjungi Indonesia untuk berjumpa dengan fan pada Jumat, (16/1) promosi serial terbaru Netflix Can This Love Be Translated?
Rekomendasi 40+ drama Korea romantis terbaik tahun 2025. Dari office romance, sageuk, hingga kisah cinta paling menyayat hati.
Drama Korea No Tail to Tell menghadirkan kisah gumiho Gen Z unik dibintangi Kim Hye Yoon dan Park Solomon.
Serial drama Korea Siren’s Kiss menyoroti kisah penuh intrik antara seorang penyelidik asuransi dan seorang perempuan misterius yang berada di pusat pusaran kematian.
Temukan 7 drakor terbaik Ji Sung dengan rating tertinggi! Nikmati akting memukau dan cerita seru dari aktor Korea favoritmu.
"Memang dulu saya pernah memainkan banyak watak sekaligus, namun itu berada dalam satu tokoh. Untuk Adamas, Woo-sin dan Su-hyeon adalah dua orang yang berbeda."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved