Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BRITNEY Spears menyampaikan refleksi pribadi menjelang musim liburan tahun ini. Setelah kembali mengaktifkan akun Instagram pada 7 November, penyanyi pop berusia 43 tahun itu membagikan pesan panjang tentang pentingnya mendengarkan “inner child” serta bagaimana “hal-hal baik” dapat muncul dari masa-masa sulit. Pesan tersebut ia unggah pada Sabtu, 29 November, namun kemudian telah disunting.
Unggahan itu disertai video Spears menari mengikuti lagu Adele “Send My Love (To Your New Lover)” sambil melakukan lip-sync pada lirik, “We've gotta let go of all of our ghosts / We both know we ain't kids no more.”
Dalam keterangannya, Spears menulis, “Belum menemukan gaun pesta untuk tahun ini… Refleksi baik untuk jiwa… Terkadang ketika hal-hal sulit terjadi, hal-hal baik muncul dan kita belajar… Saya belajar bahwa sebuah ekspresi nyata dengan emosi berbicara banyak bagi kita semua!!”
Ia kemudian menyinggung soal pentingnya menjaga sisi kekanak-kanakan dalam diri. “Sebut saja kekanak-kanakan, konyol, menjengkelkan… Kita tumbuh menjadi perempuan tetapi beranikah kita menjaga bagian paling sensitif dari jiwa dan membiarkannya memberontak… anak dalam diri harus berbicara pada saat-saat paling rentan,” tulis Spears.
Spears juga menyampaikan refleksi tentang kehilangan, yang tampaknya merujuk pada judul memoarnya, The Woman in Me. “Kesedihan dan kegelapan bertahan untuk memberi pemahaman tentang kehilangan seseorang dan tentang luka dan rasa sakit… Terkadang melalui penderitaan, keburukan, dan pengorbanan, hal-hal sangat langka dan indah dapat muncul dan dibagikan sehingga orang lain tahu mereka tidak sendirian… dan bagian perempuan dalam diri saya akan memastikan saya menemukan tujuan saya.”
Di akhir pesan, Spears menambahkan catatan tentang perayaan Thanksgiving. “PS saya bahkan tidak bisa melihat makanan setelah Thanksgiving ini… Saya curang, saya sangat buruk… tapi rasanya sangat enak… ampuni aku, ayah.”
Pada Minggu, 30 November, Spears memperbarui keterangan unggahannya menjadi jauh lebih singkat: “Saya merasa cantik dengan baju renang itu… psss harus menemukan sepatu Mary Jane itu.”
Kembalinya Spears ke Instagram terjadi setelah ia menonaktifkan akun pada 2 November di tengah perseteruan publik dengan mantan suaminya, Kevin Federline, terkait memoar Federline berjudul You Thought You Knew. Penonaktifan akun tersebut muncul setelah kekhawatiran penggemar ketika Spears mengunggah video menari namun menutup kolom komentar serta menulis keterangan yang dianggap samar mengenai kedua putranya, Jayden James, 19, dan Sean Preston, 20.
Perwakilan Spears sebelumnya menanggapi isi memoar Federline melalui pernyataan kepada PEOPLE pada 14 Oktober. “Dengan kabar dari buku Kevin yang keluar, sekali lagi dia dan orang lain mendapat keuntungan dari dirinya dan sayangnya ini terjadi setelah tunjangan anak dengan Kevin berakhir,” kata perwakilan tersebut.
“Yang dia pedulikan hanyalah anak-anaknya, Sean Preston dan Jayden James, serta kesejahteraan mereka di tengah sensasionalisme ini. Dia telah menceritakan perjalanannya dalam memoarnya.” (People/Z-2)
Mark Zuckerberg bersaksi di pengadilan Los Angeles terkait keamanan Instagram bagi remaja. Terungkap dokumen internal soal efek negatif filter kecantikan dan data pengguna di bawah umur.
Mark Zuckerberg berhadapan dengan juri dalam sidang perdana gugatan kecanduan media sosial. Dokumen internal mengungkap strategi Meta dalam menjaring pengguna remaja.
Mark Zuckerberg akhirnya bersaksi di depan juri terkait gugatan kecanduan media sosial. Dokumen internal mengungkap jutaan anak di bawah umur bebas akses Instagram.
Instagram resmi menguji fitur Short Drama untuk menyaingi TikTok. Simak analisis mendalam fitur drama pendek vertikal dan potensi monetisasinya di sini
Sebelum meninggal di usia 48 tahun, James Van Der Beek meninggalkan pesan menyentuh tentang cinta dan keluarga di Instagram.
Sidang perdana kasus kecanduan media sosial dimulai di California. Meta dan YouTube dituduh sengaja merancang platform yang merusak otak anak.
Orang yang bertumbuh tanpa menyadari adanya luka batin yang dirasakan inner child selama dalam pengasuhan orangtua membuat mudah tersulut emosinya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved