Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK mereka yang menjalani 2025 dengan berat, khawatir, kepala penuh, dan hati yang lelah, single Hari yang Berat hadir sebagai dorongan kecil dari Tama Yuri.
Dirilis di akhir tahun, lagu ini dirasa tepat berada di antara tumpukan evaluasi, kelelahan, dan keinginan sederhana untuk diam sejenak setelah melalui banyak hal.
Bak seorang tentara yang akan maju ke medan perang, meski dibaut rasa gentar dan enggan, ia tetap melangkah maju seolah-olah siap untuk memenangkan pertandingan. Begitu pula pengalaman yang ingin Tama gambarkan di lagu ini: Bukan kemenangan besar, bukan semangat heroik, melainkan langkah pelan-pelan dari orang-orang yang tetap hidup meski lelah.
Setelah merilis beberapa lagu lainnya seperti Duri, Canggung, Jangan Menangis Lagi, dan Biasa Saja, penyanyi dan penulis lagu independen Tama Yuri kembali dengan single kelima yang menjadi bagian dari album debutnya Biar Aku Dianggap Beruntung, yang dijadwalkan rilis pada pertengahan 2026.
Lagu ini ditulis sebagai bisikan bagi siapa pun yang merasa tidak baik-baik saja. Dengan lirik seperti "Hanya hari yang berat, tak selalu tepat, pasti akan sirna", Tama tidak bermaksud menghibur secara paksa, melainkan hadir sebagai pengingat lembut bahwa perasaan itu valid, dan rasa berat pun ada waktunya untuk berlalu.
Diproduksi oleh Usaha Terbaik Kita, direkam di Neverland Studio, Yogyakarta dan Mixing Mastering oleh Ardha Leo lagu ini hadir dengan aransemen nuansa berbeda, tetapi mereka berhasil menapilkan ciri khas seorang Tama Yuri. Jujur, personal dan berani.
Hari yang Berat tersedia di seluruh platform streaming digital mulai 28 November 2025. Versi video lirik yang dirilis bersamaan di YouTube menampilkan visual hitam-putih seorang pekerja yang berusaha tetap kuat menjalani rutinitas meski tanpa tenaga.
Lewat lagu ini, Tama Yuri berharap bisa menjangkau hati-hati yang mungkin sedang diam, tapi tak pernah benar-benar berhenti berharap. Sebuah pelan-pelan untuk bertahan. (Z-1)
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Nama Theresa Kusumadjaja bersanding dengan jajaran sineas dan musisi global dalam kategori yang sangat kompetitif, yakni Best Music Video.
Scoring dari film Phantom Thread, yang dikomposisi oleh Jonny Greenwood dan disutradarai oleh Paul Thomas Anderson, muncul dalam film dokumenter Melania tanpa izin.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved