Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
GRUP musik Deredia kembali menyapa penggemar mereka dengan single terbaru berjudul Pernah Muda, sebuah karya yang menandai perjalanan satu dekade mereka di industri musik Indonesia. Lagu ini dirilis dalam format digital lengkap dengan video klipnya.
Lebih dari sekadar peluncuran lagu, Pernah Muda menjadi simbol eksplorasi musikal baru bagi Deredia, yang selama ini dikenal dengan gaya musik retro seperti ragtime, swing, dan polka.
Lagu Pernah Muda merupakan ciptaan Dewiq, yang sebelumnya telah dirilis oleh penyanyi papan atas Indonesia di era 2000-an. Namun, bagi Deredia, membawakan ulang lagu ini bukan sekadar nostalgia, melainkan tantangan artistik.
Mereka ingin membuktikan bahwa musik retro Indonesia bisa tetap relevan dan menyentuh hati pendengar masa kini, tanpa kehilangan identitas musikal yang telah mereka bangun selama sepuluh tahun terakhir.
"Memasuki usia Deredia satu dekade, kami ingin membawakan hal yang baru tanpa melepaskan inspirasi dasar kami yaitu musik era 1950-an," kata personel Deredia dalam keterangan tertulis.
Dalam proses kreatifnya, Deredia menggandeng produser ternama Irwan Simanjuntak yang akrab disapa Opung Irwan untuk pertama kalinya. Ini menjadi momen penting karena selama ini Deredia selalu memproduksi musik secara internal.
Opung Irwan dikenal sebagai produser ternama yang telah melahirkan banyak karya legendaris bersama musisi seperti Noah, Geisha, Glenn Fredly, Afgan, Rio Febrian, dan masih banyak lagi.
Kehadiran Irwan membawa pendekatan baru dalam produksi, mendorong setiap personel band untuk keluar dari zona nyaman dan mengeksplorasi interpretasi musikal yang lebih luas. Proses rekaman berlangsung singkat, hanya dua hari, namun menghasilkan aransemen yang kaya dan berkelas.
"Ini kali pertama produser Deredia bukan dari personel band kami sendiri. Ini juga merupakan kali pertama Deredia merilis lagu aransemen ulang dari penyanyi papan atas di tahun 2000-an. Biasanya Deredia menciptakan lagu sendiri atau membawakan lagu dari era 1950-an hingga 1960-an," ujar mereka.
Secara tematik, single Pernah Muda adalah lagu cinta sederhana yang di tangan Deredia berubah menjadi refleksi mendalam tentang masa muda dan pengalaman cinta yang universal. Lagu ini mengajak pendengar untuk mengenang masa-masa penuh debar, harapan, dan keraguan yang pernah dialami semua orang.
Dengan aransemen yang tetap membawa nuansa klasik, Deredia berhasil menyampaikan pesan emosional dengan cara yang elegan dan menyentuh.
Tidak hanya dalam format audio, single Pernah Muda milik Deredia juga hadir dalam format visual lewat video klip penuh warna yang digarap oleh sutradara Dante Kidd. Mengambil lokasi syuting di Hang Tuah S. Parman, video menebalkan nuansa retro dalam lagunya.
Deredia sendiri telah menorehkan jejak penting dalam dunia musik retro Indonesia. Sejak merilis album debut Bunga & Miles pada 2016, disusul "Bianglala" pada 2023, mereka aktif tampil di panggung nasional dan internasional seperti Esplanade Singapura, Moon Cake Festival Hong Kong, Synchronize Fest, dan Java Jazz Festival.
Konsistensi mereka dalam mengusung musik era 1950-an telah menjadikan Deredia sebagai salah satu band swing Indonesia yang paling menonjol dan autentik.
Rilisnya single Pernah Muda menjadi tonggak baru dalam evolusi Deredia. Mereka tidak hanya ingin dikenang sebagai band retro, tetapi juga sebagai kelompok musik yang berani bereksperimen dan menjangkau pendengar lintas generasi.
Deredia juga mengungkapkan bahwa beberapa lagu lain tengah dipersiapkan untuk dirangkum dalam sebuah mini album mendatang, sebagai lanjutan dari eksplorasi musikal mereka bersama pencipta lagu dan produser papan atas.
Dengan semangat baru dan kolaborasi yang segar, Deredia berharap Pernah Muda dapat menjangkau lebih banyak pendengar, memperluas cakupan audiens mereka, dan memperkuat posisi mereka sebagai pelopor musik retro Indonesia yang adaptif dan progresif.
Saat ini, single Pernah Muda milik Deredia sudah tersedia di berbagai platform pemutar musik digital. Sementara video klipnya bisa disaksikan di saluran YouTube Deredia. (Z-1)
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Cakra Khan menilai bahwa setiap komposisi lahir dari tujuan dan makna mendalam yang tidak boleh luntur begitu saja.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang sarat akan pesan tersurat, Hidup Tanpa Kata justru menonjolkan kekuatan dalam kesunyian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved