Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
EMPAT musisi lintas generasi dengan latar belakang berbeda, yakni Reno Fahreza, Marcello Tahitoe (Ello), Eno NTRL, dan Magi /RIF, dikabarkan tengah menggarap proyek kolaborasi musik terbaru mereka, dengan nama yang masih dirahasiakan.
Lewat keterangan tertulisnya, Reno Fahreza mengatakan bahwa proyek ini menjadi penanda awal perjalanan kreatif bersama yang berfokus pada pesan kemanusiaan. Saat ini, mereka tengah mempersiapkan single perdana bertema perdamaian dan persatuan.
Di tengah dunia yang penuh kegaduhan dan perpecahan, keempat musisi ini bersepakat bahwa musik tetap menjadi bahasa paling tulus untuk menyatukan manusia.
Mereka percaya bahwa perdamaian dimulai dari hal-hal kecil, yakni memahami perbedaan, menghargai pandangan orang lain, dan berdamai dengan diri sendiri.
"Kami ingin lagu ini menjadi pengingat bahwa setiap orang bisa berkontribusi untuk menciptakan ketenangan dan harapan, mulai dari lingkup terkecil," ucap Reno Fahreza dalam keterangan resminya
Single perdana dengan judul juga masih dirahasiakan ini lahir dari obrolan sederhana di studio yang berkembang menjadi karya penuh makna.
Dalam proses kreatifnya, mereka bersama-sama menulis lirik dan membangun aransemen yang menyoroti pentingnya saling memahami. Lagu ini menghadirkan harmoni antara kekuatan musikalitas dan kedalaman pesan yang ingin disampaikan.
Secara musikal, lagu ini memadukan karakter kuat dari masing-masing musisi, menghasilkan komposisi yang dinamis dan kaya nuansa. Perpaduan emosi, ketepatan ritme, dan energi yang menyala berpadu dalam keselarasan yang membentuk satu suara utuh.
Kekuatan melodi dan aransemen yang matang menjadikan lagu ini bukan sekadar karya, tetapi juga sebuah pengalaman mendengarkan yang membawa pendengar pada refleksi tentang arti kedamaian. Lebih dari sekadar proyek musik, kolaborasi ini menjadi ajakan untuk kembali melihat nilai-nilai kemanusiaan.
Single ini akan dirilis dan tersedia di seluruh platform digital streaming dalam waktu dekat.
Melalui proyek ini, Reno, Ello, Eno, dan Magi ingin menunjukkan bahwa musik bukan hanya hiburan, tetapi juga medium untuk menyampaikan pesan yang mampu menyentuh dan menggerakkan hati banyak orang.
Mereka membuktikan bahwa ketika suara-suara berbeda bersatu dalam satu harmoni, perdamaian bukanlah utopia, melainkan kemungkinan nyata. (Z-1)
MARCELLO Tahitoe atau Ello selalu identik dengan aksi panggung penuh energi dan gaya rambut ikonik. Ternyata, Ello mengaku sudah hampir setahun rutin memakai skincare.
Cara Ello atau Marcello Tahitoe mengikat rambut kerap menjadi pembicaraan di medsos. Hal ini juga terjadi saat ia tampil di Deheng House, Jumat (26/9).
Di album Ombak Melankolia, Marcello Tahitoe juga melibatkan beberapa musisi seperti Iga Massardi, Pandu Fuzztoni, Vega Antares, Timotius Firman dan Eki Puradiredja dalam proses kreatif.
Lagu Setunggal dari Marcello Tahitoe menawarkan pendekatan yang lebih ringan, cerah, dan penuh semangat — seolah menjadi jeda yang menyegarkan dalam perjalanan emosional album ini.
Judul Asmaralaya, yang diambil dari bahasa Jawa, berarti surga atau penghuni surga yang sempurna benar-benar mencerminkan tema lagu ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved