Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
SINGLE terbaru Marcello Tahitoe, Asmaralaya, adalah ode tulus untuk romansa yang memabukkan antara dua kekasih, menangkap esensi dari persatuan mereka yang penuh kebahagiaan.
Judul Asmaralaya, yang diambil dari bahasa Jawa, berarti surga atau penghuni surga yang sempurna benar-benar mencerminkan tema lagu ini.
Asmaralaya menggambarkan cinta yang begitu mendalam dan murni, sehingga mengangkat pasangan tersebut ke alam surgawi, di mana hubungan mereka melampaui duniawi dan menyentuh ilahi.
Baca juga : Bonobo Rilis Single Expander
Lirik Asmaralaya merajut narasi puitis tentang gairah dan pengabdian, melukiskan gambaran hidup tentang dua jiwa yang terjalin dalam cinta yang terasa seperti surga.
Saat dua insan menjalani suka dan duka dalam hubungan mereka, cinta mereka tetap menjadi sumber kebahagiaan dan kenyamanan yang konstan, serupa dengan sifat tenang dan abadi dari surga.
Vokal penuh jiwa Marcello Tahitoe dan penceritaan yang menggugah menarik pendengar ke dalam kisah cinta surgawi ini, memungkinkan mereka merasakan euforia dan keajaiban romansa yang membuat mereka merasa seolah-olah tinggal di surga dunia lain.
Melalui Asmaralaya, Marcello Tahitoe merayakan kekuatan transformatif cinta, menciptakan lagu abadi untuk semua yang pernah terpukau oleh keindahan cinta sejati. (Z-1)
Cara Ello atau Marcello Tahitoe mengikat rambut kerap menjadi pembicaraan di medsos. Hal ini juga terjadi saat ia tampil di Deheng House, Jumat (26/9).
Di album Ombak Melankolia, Marcello Tahitoe juga melibatkan beberapa musisi seperti Iga Massardi, Pandu Fuzztoni, Vega Antares, Timotius Firman dan Eki Puradiredja dalam proses kreatif.
Bahkan dia sempat berpikir untuk menjadi seorang pemain sepak bola dan juga pernah masuk sekolah bola Persija.
Di salah satu lagu, Kotak berkolaborasi dengan praktisi penyembuh untuk membuat sesi healing bersama penonton.
Ello menegaskan kehidupannya saat menjalani rehabilitasi selama 9 bulan merupakan pelajaran yang cukup berarti bagi dirinya.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Tajuk Typhoon diambil dari titik balik krusial dalam hidup Luke Chiang.
Dalam album yang dijadwalkan rilis pada 15 Mei 2026 tersebut, Honne akan menghadirkan 12 lagu pilihan yang diambil dari materi dua album pertama mereka.
Selain aspek suara, latar belakang Jerome Kurnia sebagai aktor profesional memberikan nilai tambah bagi Ricecooker, terutama dalam menyampaikan pesan lagu melalui visual.
Bad Bunny dijadwalkan menjadi artis pertama yang tampil sepenuhnya dalam bahasa Spanyol sepanjang sejarah Half Time Super Bowl.
Salah satu mimpi besar Jerome Kurnia adalah membawa Ricecooker tampil di Summer Sonic, salah satu festival musik urban terbesar di Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved