Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH sebelumnya dikenal lewat karya-karya bernuansa kritik sosial, Irsyad Agni kembali menajamkan suaranya lewat single terbaru berjudul 86, yang akan dirilis pada 12 November 2025.
Kali ini, ia menggandeng Drewgon, rapper asal Pulau Kei, dalam sebuah kolaborasi yang menabrakkan dua dunia: suara nurani dan realitas yang tumpul.
"86, seolah aman ketika disebut, tak ada soal yang harus dilanjut," tulis Irsyad dalam pesan pribadinya.
Kalimat itu menjadi inti dari lagu ini, sebuah sindiran terhadap budaya diam dan rasa aman palsu yang kerap menyelimuti tragedi di negeri ini.
Melalui 86, Irsyad menyoroti kegagalan moral kolektif ketika masyarakat memilih bungkam atas ketidakadilan dan hilangnya nyawa manusia tanpa pertanggungjawaban.
Secara musikal, 86 menjadi langkah evolutif bagi Irsyad. Ia meramu akar rock blues klasik, identitas khasnya, dengan unsur elektronik modern yang dingin, nyaris mekanis.
Hasilnya adalah lanskap suara yang tegang, suram, namun jujur: benturan antara nurani manusia dan dunia yang makin kehilangan rasa. Setiap dentuman drum dan gesekan gitar terasa seperti denyut kegelisahan yang tak bisa lagi dibungkam.
Di verse kedua, Drewgon hadir membawa dimensi baru. Dengan lirik yang puitis dan vokal yang tegas, ia berbicara dari perspektif timur Indonesia, tentang alam yang juga menjadi korban ketidakadilan.
Dari tanah Kei, ia menyuarakan luka ekologis yang sering diabaikan: bahwa penderitaan bukan hanya milik manusia, tetapi juga bumi yang mereka pijak.
Lebih dari sekadar lagu protes, 86 adalah seruan kesadaran. Dua musisi dari latar berbeda menyatukan keresahan yang sama: mengajak pendengar untuk tidak larut dalam keacuhan, untuk kembali mempertanyakan apa arti "keamanan", dan apa makna "keadilan" bagi manusia yang masih memiliki hati.
86 sudah tersedia di seluruh platform musik digital mulai hari ini, Rabu (12/11) dengan video musik resminya tayang pada waktu yang bersamaan. (Z-1)
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Cakra Khan menilai bahwa setiap komposisi lahir dari tujuan dan makna mendalam yang tidak boleh luntur begitu saja.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved