Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
GRUP musik pop pendatang baru asal Indonesia, Baila, menghadirkan lagu baru berjudul Mau Sampai Kapan sebagai karya terbaru mereka menjelang perilisan album mini perdana.
Grup yang digawangi oleh tiga vokalis Omaraja Kaminaldi (Omar), Alifia Tabita (Tabita), serta Andrew Munthe (Andrew) yang juga berperan sebagai gitaris itu melalui Mau Sampai Kapan ingin menyampaikan perasaan seseorang yang terjebak dalam hubungan tanpa status (HTS).
"Lewat lagu ini, Baila ingin menyampaikan, 'Sebenernya kita ini apa sih' kepada orang-orang yang suka menggantungkan perasaan orang
lain," ungkap Baila mengenai lagu baru mereka dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (5/11).
Baila, melalui lagu ini, ingin menggambarkan perasaan bingung, gelisah, dan putus asa akibat HTS dengan cara yang jujur namun sederhana.
Maka dari itu, Omar dan Andrew yang menciptakan lagu ini menghadirkan lirik yang tetap menunjukkan kegalauan.
Meski begitu, Baila berupaya mengemasnya dengan musik yang riang sehingga lagu ini diharapkan tetap bisa dinikmati oleh pendengarnya secara positif terutama untuk menggambarkan para korban HTS.
Mau Sampai Kapansudah dapat dinikmati di semua digital streaming platform di Indonesia.
Lagu ini bisa dibilang menjadi pembuka menuju langkah baru Baila dalam bermusik yang akan merilis album mini berjudul Cita Cita Cinta dalam waktu dekat.
Baila baru memulai langkah di industri musik mengingat grup ini baru terbentuk pada 2024.
Debut dengan single Asa Asmara, ternyata mengantarkan grup campuran ini mendapat lebih dari 10 juta streams di digital streaming platform dan juga di berbagai media sosial. (Ant/Z-1)
Melalui karya terbaru berjudul Peganglah Tanganku, sejumlah penyanyi lintas generasi bersatu untuk memberikan dukungan moril dan semangat bagi para penyintas di daerah terdampak.
Lagu Diam Seribu Diam dari Daun Jatuh dan Syiqin Azln membawa pendengar menyelami sisi rapuh sebuah hubungan.
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Nama Theresa Kusumadjaja bersanding dengan jajaran sineas dan musisi global dalam kategori yang sangat kompetitif, yakni Best Music Video.
Scoring dari film Phantom Thread, yang dikomposisi oleh Jonny Greenwood dan disutradarai oleh Paul Thomas Anderson, muncul dalam film dokumenter Melania tanpa izin.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Lagu Diam Seribu Diam dari Daun Jatuh dan Syiqin Azln membawa pendengar menyelami sisi rapuh sebuah hubungan.
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved