Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MERAYAKAN 1 Dekade perjalanan karier musik Kunto Ajie, musisi asal Jogjakarta itu merilis sebuah single baru berjudul '2025 Masih Asik Sendiri', lagu ini merupakan versi aransemen ulang dari single Terlalu Lama Sendiri yang menjadi hits andalan pada 2015 lalu.
Diketahui Kunto memulai perjalanan karier di Industri musik pada 2015 lalu, lewat album bertajuk Generasi Y. Kala itu, deretan lagu andalan termasuk single 'Terlalu Lama Sendiri' sukses menarik perhatian masyarakat, termasuk membuatnya meraih penghargaan Breakthrough Artist of The Year di Indonesia Choice Awards 2015.
"Kalau kita merayakan sesuatu, ada sesuatu yang perlu dikeluarkan. Karya baru nggak possible untuk saat ini. Yang paling masuk akal adalah merework apa yang sudah ada. Dicoba di satu lagu yang cukup ikonik di album ini dengan aransemen dan cita rasa yang baru,” ucap Kunto Aji terkait lagu 2025 Masih Asik Sendiri, dalam keterangan pers, Kamis (30/10).
Di tengah riuh rendahnya kehidupan di sekeliling, Kunto Aji menempatkan single 2025 Masih Asik Sendiri di posisi yang mencoba mengajak kita semua untuk memaknai apa yang ada di sekitar. Dimulai dari yang dekat, sampai yang ada di langit-langit tempat kita menghirup udara setiap hari.
"2025 Masih Asik sendiri itu memberi ruang pada masing-masing orang, memberi perspektifnya masing-masing untuk masuk. Kalau itu pertanyaan, itu adalah pertanyaan yang membuat orang menoleh, masing-masing bisa punya pengertiannya sendiri pada hidup mereka masing-masing,” lanjutnya.
Ada satu hal yang unik, di tengah persiapan perilisan single 2025 Masih Asik Sendiri, ia menempuh rute yang tidak lazim. Kunto Aji memilih rehat dari platform media sosial, alih-alih mencoba mempromosikan single barunya. Bukan berhenti sepenuhnya, tapi memberikan akses untuk berbicara dan menggunakan daya bersuaranya pada tim manajemennya.
"Rehat dari media sosial itu sebenarnya datang dari manajemen. Mereka ingin melakukan take over. Aku merasa itu menarik, berarti mereka kan punya rencana untuk mau ngapain dengan platform yang aku punya," jelas Kunto.
"Mau ngomong apa mereka sebenarnya? Jadi di dalam manajemen itu seperti apa, apa yang dirasakan jadi bagian di tengah-tengah antara musisi dan karyanya. Aku justru pengen lihat yang gitu-gitu. Dan itu semakin memanusiakan satu sama lain. Orang jadi melihat ini sebagai sebuah kapal yang besar, bukan cuma aku tapi ada banyak orang di dalamnya," tukasnya.
Adapun lagu 2025 Masih Asik Sendiri sudah bisa didengarkan di berbagai macam platform digital streaming. (H-2)
PENYANYI pendatang baru Giusti Raka merilis single terbarunya berjudul Masihkah Ada. Single ini menjadi lagu keempatnya yang dirilis.
Karya ini sekaligus memutus kerinduan penggemar setelah 17 tahun Dee tidak merilis album penuh.
Bruno Mars resmi merilis single solo terbarunya berjudul I Just Might beserta video musiknya pada Jumat (10/1).
DI penghujung tahun 2025, Petrus Mahendra atau Mahen kembali menelurkan karya terbaru setelah sebelumnya meluncurkan mini album bertajuk Setelah kau Pergi.
Rendy Laks menghadirkan tiga single terbaru sekaligus yang berjudul “Berakhir Di Sini”, “Mahligai”, dan “Pengagum Rahasia.
Data Digital 2025 Global Overview Report mencatat bahwa masyarakat Indonesia usia 16 tahun ke atas menghabiskan rata-rata 7 jam 22 menit per hari di internet.
Fenomena oversharing, kebiasaan membagikan informasi pribadi secara berlebihan di media sosial, menjadi tantangan tersendiri bagi banyak pengguna.
Saat seseorang berada dalam puncak emosi, baik itu rasa senang yang meluap, kesedihan mendalam, hingga kemarahan yang memuncak, mereka cenderung menjadi lebih impulsif.
Stres menjadi WNI adalah fenomena yang dapat dialami oleh seseorang karena berbagai faktor, tidak semua orang juga mengalaminya.
Tanpa kematangan psikologis yang cukup, anak-anak berisiko tinggi terpapar konten yang tidak sesuai dengan tahap perkembangan usia mereka.
OJK denda influencer saham Rp5,35 miliar atas manipulasi harga lewat media sosial. Tiga pihak lain disanksi dalam kasus IMPC.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved