Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
BANGKUTAMAN merilis single terbaru berjudul Mencari, yang menjadi refleksi perjalanan panjang grup band asal Yogyakarta itu untuk menemukan kembali siapa mereka hari ini.
Vokalis Bangkutaman sekaligus penulis Mencari, Wahyu 'Acum' Nugroho mengatakan lagu ini menjadi titik temu antara masa lalu dan masa kini, sekaligus undangan bagi pendengar lama maupun baru, untuk ikut bertanya, 'Siapa Bangkutaman hari ini?'
"Dalam hidup, kita semua selalu mencari arah, mencari arti, mencari tempat di mana hati bisa tenang. Kadang yang kita cari butuh waktu
untuk ditemukan, kadang justru datang tanpa kita sadari," kata Wahyu dalam siaran pers, dikutip Senin (27/10).
Dengan arsiran musik psikedelik rock yang lembut, melankolis, dan jujur, Mencari menggambarkan perjalanan manusia untuk menemukan kembali makna diri di tengah waktu, kehilangan, dan perubahan.
Di saat yang sama, lagu ini juga menjadi simbol pencarian Bangkutaman atas jati diri musikal mereka, setelah berkarya di dunia musik tanah air selama lebih dari 20 tahun.
Single Mencari menjadi pembuka menuju rilis video dokumenter Bangkutaman dan album Arsip Rekaman, sebuah proyek yang akan merangkum karya-karya mereka dari periode 2005-2020, termasuk materi yang sebelumnya belum pernah dirilis secara digital.
Lagu Mencari pertama kali hadir dalam kompilasi Synchronize Session Two (2009) yang dirilis oleh Demajors hanya dalam format CD. Kini, setelah lebih dari satu dekade, Bangkutaman menghadirkannya kembali dengan makna baru, sebagai jembatan antara masa lalu dan masa depan mereka.
Bangkutaman sendiri adalah grup asal Yogyakarta, yang telah aktif sejak 1999. Pada 2010, seluruh personel pindah ke Jakarta dan merilis album Ode Buat Kota, yang kemudian dinobatkan sebagai Album Terbaik 2010 versi Rolling Stone Indonesia.
Kini, Bangkutaman beranggotakan Wahyu 'Acum' Nugroho pada Gitar dan Vokal, Madava Nanda pada Bass, Keyboard dan Christo Putra pada Drum. (Ant/Z-1)
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Nama Theresa Kusumadjaja bersanding dengan jajaran sineas dan musisi global dalam kategori yang sangat kompetitif, yakni Best Music Video.
Scoring dari film Phantom Thread, yang dikomposisi oleh Jonny Greenwood dan disutradarai oleh Paul Thomas Anderson, muncul dalam film dokumenter Melania tanpa izin.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved