Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS dan penyanyi Sara Fajira membagikan pengalaman menyeramkan yang dialaminya ketika terlibat dalam proses syuting film Maju Serem Mundur Horor, yang akan tayang pada 23 Oktober 2025 mendatang.
Pemeran film sekaligus pelantun lagu Lathi itu mengaku sempat kerasukan hingga membuat suasana di lokasi syuting mendadak kacau.
Sara menceritakan, insiden itu terjadi di salah satu lokasi pengambilan gambar yang dikenal memiliki aura mistis. Saat itu, ia tengah bersiap memerankan sosok kuntilanak di dekat sebuah pohon beringin besar.
"Aku enggak bisa lihat, cuma ngerasain. Cuma emang tempatnya creepy banget. Jadi waktu itu hujan aku pas dandan kunti, mungkin penunggunya bilang 'hey teman' gitu," kata Sara tertawa, seperti dikutip dari situs Medcom, Selasa (21/10).
Ia menambahkan bahwa dirinya tiba-tiba menangis dan berbicara dalam bahasa Jawa tanpa sadar. Beruntung, sang suami yang menemaninya di lokasi segera mencoba menenangkan Sara.
"Aku nangis dan jadi curhat sama suami aku. Sama suami aku jadinya diladenin ngobrol, kerasukannya bahasa Jawa. Aku disembuhin sama suami aku, ngerasanya kayak tidur aja, itu tengah hari bolong loh padahal," katanya.
Melihat kejadian itu, para kru serta rekan pemain dibuat panik. Namun, meski sempat mengalami hal mistis tersebut, Sara mengaku tidak trauma dan masih tertarik bermain dalam film horor di masa mendatang.
"Ya mungkin karena suasananya pas banget. Tapi setelah kejadian itu aku malah jadi lebih hati-hati, selalu doa dulu sebelum mulai," ucapnya.
Film Maju Serem Mundur Horor mengisahkan empat mahasiswa jurusan film yaitu Poltak (Maell Lee), Bowo (Dodit Mulyanto), Dede (Daffa Ariq), dan Asikin (Yewen) yang mengalami mimpi serupa. Mimpi itu ternyata menjadi pertanda munculnya peristiwa gaib dalam kehidupan nyata mereka.
Ketegangan meningkat ketika dosen mereka, diperankan oleh Gary Iskak, menuntut agar tugas akhir segera diselesaikan. Dorongan itu membuat keempat mahasiswa tersebut memutuskan membuat film horor sebagai proyek akhir.
Dalam prosesnya, Poltak mengajak Tiara (Carissa Perusset) dan Mumun (Sara Fajira) untuk ikut dalam produksi tersebut.
Namun, syuting yang semula hanya dimaksudkan untuk hiburan berubah menjadi pengalaman tak terlupakan setelah berbagai kejadian aneh dan lucu terjadi di lokasi.
Klimaks cerita muncul ketika karakter Mumun mengalami kecelakaan yang menghambat jalannya produksi. Suasana mencekam semakin terasa dengan kehadiran Sara Wijayanto, yang dikenal kerap bermain di film horor. (Z-1)
Surat Untuk Masa Mudaku menyoroti perjalanan hidup karakter bernama Kefas, yang diperankan oleh Millo Taslim pada masa muda dan Fendy Chow saat beranjak dewasa.
Menurut Dewi Gita, membuat soundtrack sulit karena penulis lagu harus menyesuaikan dengan cerita film serta tujuan dari film tersebut.
Di film Surat Untuk Masa Mudaku, Millo Taslim beradu peran dengan aktor Fendy Chow yang memainkan karakter Kefas versi dewasa.
Luna Maya kembali dipercaya menghidupkan tokoh ikonik Suzana dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa. Namun, peran kali ini bukan sekadar kelanjutan waralaba
SAMBUT tahun baru 2026 dengan berbagai tontonan penuh kemeriahan. Platform streaming Cathcplay+ membawa deretan tayangan terbaru mereka.
Di antara nama yang baru pertama kali masuk nominasi Piala Oscar, Michael B. Jordan jadi salah satu yang paling mencolok.
AKTRIS Wavi Zihan yang turut bermain di film horor MD Pictures, Pabrik Gula mengungkapkan proses perjuangannya dalam memerankan karakter Wati. Wati adalah buruh musiman
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved