Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIT rock alternatif PVLETTE kembali menyuguhkan karya emosional lewat single terbaru Pecah Tangisku, lagu yang menyelami ruang terdalam dari perasaan kehilangan, penyesalan, dan kesadaran yang datang terlambat. Lagu ini menjadi pembuka jalan menuju album yang akan datang, Semakin Buram dan Percuma.
PVLETTE, yang terdiri dari Christo, Diondy, Reyhanza, Savio, dan Vicky, dikenal dengan racikan musik rock alternatif modern yang kaya pengaruh post-rock dan atmosfir dreamy yang kuat. Vokal emosional berbahasa Indonesia menjadi ciri khas utama yang membedakan PVLETTE di ranah musik independen Indonesia.
Lewat Pecah Tangisku, PVLETTE melukiskan kisah seseorang yang tenggelam dalam pergumulan batinnya sendiri, hingga tidak menyadari bahwa satu-satunya orang yang selalu ada untuknya, perlahan menjauh karena waktu yang tak terulang.
Pecah Tangisku bukan hanya tentang kematian secara harfiah, tapi juga tentang kehilangan emosional; ketika hubungan hancur karena ketidakhadiran kita secara batin.
Secara musikal, lagu ini memperlihatkan transformasi ekspresif PVLETTE yang makin matang.
Berbekal instrumen yang mengalun seperti gelombang pasang, kadang lirih, kadang meledak, PVLETTE mengajak pendengarnya mengikuti perjalanan emosional yang penuh dinamika.
Bagian awal yang tenang dan reflektif lambat laun membangun ketegangan, sebelum akhirnya mencapai klimaks: sebuah ledakan emosi yang tumpah ruah, tercermin dalam barisan lirik "Lalu pecah tangisku melihat kau tersenyum."
Menariknya, lagu ini juga menjadi kontras langsung terhadap salah satu karya awal PVLETTE, Kembali Hidup, yang sempat dikenal dengan frasa Tertahan Tangisku.
Kini, tangis itu tidak lagi ditahan. PVLETTE memilih untuk mengekspresikan perasaan secara jujur, menandakan fase baru dalam perjalanan emosional dan artistik.
Pecah Tangisku dirilis pada 10 September 2025 sebagai jembatan emosional menuju album Semakin Buram dan Percuma.
"Anggap ini gerbang, sebuah kejujuran sebelum semua cerita di album kami terungkap," ungkap PVLETTE. (Z-1)
Melalui karya terbaru berjudul Peganglah Tanganku, sejumlah penyanyi lintas generasi bersatu untuk memberikan dukungan moril dan semangat bagi para penyintas di daerah terdampak.
Lagu Diam Seribu Diam dari Daun Jatuh dan Syiqin Azln membawa pendengar menyelami sisi rapuh sebuah hubungan.
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Nama Theresa Kusumadjaja bersanding dengan jajaran sineas dan musisi global dalam kategori yang sangat kompetitif, yakni Best Music Video.
Scoring dari film Phantom Thread, yang dikomposisi oleh Jonny Greenwood dan disutradarai oleh Paul Thomas Anderson, muncul dalam film dokumenter Melania tanpa izin.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Lagu Diam Seribu Diam dari Daun Jatuh dan Syiqin Azln membawa pendengar menyelami sisi rapuh sebuah hubungan.
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved