Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIT rock alternatif PVLETTE kembali menyuguhkan karya emosional lewat single terbaru Pecah Tangisku, lagu yang menyelami ruang terdalam dari perasaan kehilangan, penyesalan, dan kesadaran yang datang terlambat. Lagu ini menjadi pembuka jalan menuju album yang akan datang, Semakin Buram dan Percuma.
PVLETTE, yang terdiri dari Christo, Diondy, Reyhanza, Savio, dan Vicky, dikenal dengan racikan musik rock alternatif modern yang kaya pengaruh post-rock dan atmosfir dreamy yang kuat. Vokal emosional berbahasa Indonesia menjadi ciri khas utama yang membedakan PVLETTE di ranah musik independen Indonesia.
Lewat Pecah Tangisku, PVLETTE melukiskan kisah seseorang yang tenggelam dalam pergumulan batinnya sendiri, hingga tidak menyadari bahwa satu-satunya orang yang selalu ada untuknya, perlahan menjauh karena waktu yang tak terulang.
Pecah Tangisku bukan hanya tentang kematian secara harfiah, tapi juga tentang kehilangan emosional; ketika hubungan hancur karena ketidakhadiran kita secara batin.
Secara musikal, lagu ini memperlihatkan transformasi ekspresif PVLETTE yang makin matang.
Berbekal instrumen yang mengalun seperti gelombang pasang, kadang lirih, kadang meledak, PVLETTE mengajak pendengarnya mengikuti perjalanan emosional yang penuh dinamika.
Bagian awal yang tenang dan reflektif lambat laun membangun ketegangan, sebelum akhirnya mencapai klimaks: sebuah ledakan emosi yang tumpah ruah, tercermin dalam barisan lirik "Lalu pecah tangisku melihat kau tersenyum."
Menariknya, lagu ini juga menjadi kontras langsung terhadap salah satu karya awal PVLETTE, Kembali Hidup, yang sempat dikenal dengan frasa Tertahan Tangisku.
Kini, tangis itu tidak lagi ditahan. PVLETTE memilih untuk mengekspresikan perasaan secara jujur, menandakan fase baru dalam perjalanan emosional dan artistik.
Pecah Tangisku dirilis pada 10 September 2025 sebagai jembatan emosional menuju album Semakin Buram dan Percuma.
"Anggap ini gerbang, sebuah kejujuran sebelum semua cerita di album kami terungkap," ungkap PVLETTE. (Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved