Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM drama remaja berjudul Bertaut Rindu, garapan sutradara Rako Prijanto, dijadwalkan tayang di bioskop mulai 31 Juli 2025.
Cerita film produksi SinemArt itu diadaptasi dari novel dengan judul yang sama, karya Tian Topandi, pemenang The Writers Show Gramedia Writing Project pada 2021.
Menurut siaran pers, dikutip Selasa (8/7), film Bertaut Rindu: Semua Impian Berhak Dirayakan tidak hanya menyajikan kisah cinta remaja, tetapi juga menuturkan cerita tentang hubungan keluarga dan keberanian untuk berusaha mewujudkan mimpi.
"Film ini bicara pelan, tapi dalam. Kami ingin Bertaut Rindu menjadi jendela buat para orangtua untuk lebih mendengar, dan buat para remaja agar tidak merasa sendirian. Setiap anak punya hak atas mimpinya sendiri," kata produser film MGS Fahry.
Trailer perdana film Bertaut Rindu: Semua Impian Berhak Dirayakan sudah dirilis, memperlihatkan siswa sekolah menengah atas bernama Magnus, yang diperankan Ari Irham, baru saja diterima di kampus impiannya, Institut Teknologi Bandung.
Magnus tidak bisa merayakan capaiannya karena orangtuanya sudah menyiapkan jalan lain. Namun, dia memilih untuk diam karena sudah terlalu sering tidak didengarkan.
Siswi ceria yang berempati bernama Jovanka, yang diperankan Adhisty Zara, kemudian hadir seperti cahaya dalam hidup Magnus yang
terasa kelam.
Bersamaan dengan trailer film, rumah produksi merilis poster yang memperlihatkan Magnus dan Jovanka sedang duduk berhadapan serta karya-karya gambar mereka.
Pemeran film Bertaut Rindu meliputi Adhisty Zara, Ari Irham, Aida Nurmala, Willem Bevers, Putri Ayudya, Irgi Achmad Fahrezi, Nadine Alexandra, Aulia Deas, Betram Beryl, dan Oki Rengga.
Lagu berjudul Seiring karya Denny Indrajaya dan Ryan Pitna, yang dilantunkan penyanyi muda Jasmine Nadya digunakan sebagai lagu pengiring film.
Lagu ini bertutur tentang orangtua dan anak yang hubungannya tidak selalu selaras tetapi tetap berjalan berdampingan. (Ant/Z-1)
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Aktris utama Dian Sastrowardoyo dilaporkan mengalami insiden jatuh dari kuda saat menjalani salah satu adegan penting saat syuting film Esok Tanpa Ibu.
Sutradara Timur Bekmambetov menjelaskan bahwa MERCY dirancang untuk memadukan ketegangan cerita dengan pendekatan visual berbasis layar digital atau Screenlife.
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Film Alas Roban kian mengukuhkan dominasinya di bioskop. Berdasarkan Cinepoint Tracking, horor-drama ini menambah estimasi +93.551 penonton
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
STUDIO animasi asal Malaysia, Monsta Studios kembali dengan film animasi layar lebar terbaru mereka, Papa Zola The Movie. Film ini telah lebih dulu tayang di jaringan bioskop Malaysia.
Film Check Out Sekarang, Pay Later (CAPER) tayang 5 Februari 2026. Amanda Manopo dan Fajar Sadboy beradu akting dalam drama komedi berlatar fenomena pinjaman online.
FILM horor terbaru Penunggu Rumah: Buto Ijo dijadwalkan akan tayang di bioskop mulai 15 Januari.
Menjelang akhir tahun 2025, berbagai film menarik dari dalam dan luar negeri siap menemani waktu liburan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved