Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH vakum selama 17 tahun dari dunia perfilman, Rieke Diah Pitaloka kembali menyapa penggemar melalui film aksi komedi berjudul Agen +62. Film ini dijadwalkan tayang mulai 3 Juli 2025 di seluruh bioskop Indonesia, dan menampilkan aksi seru yang dipadukan dengan pesan sosial kuat tentang solidaritas dan empati.
“Setelah 17 tahun, akhirnya aku kembali dengan peran utama perempuan. Ceritanya penting dan bisa terjadi pada siapa saja,” ujar Rieke saat konferensi pers pada Selasa (24/6).
Dalam Agen +62, Rieke memerankan tujuh karakter berbeda—sebuah tantangan besar dalam kariernya. Ia mengaku 85% adegan dilakukan tanpa pemeran pengganti dan ini merupakan kali pertamanya bermain dalam genre komedi.
“Biasanya cuma 1–2 karakter. Kali ini 7. Ganti kostum, logat, bahkan gaya bicara,” ungkapnya.
Rieke juga harus menyesuaikan diri dengan proses produksi modern seperti coaching, rehearsal rutin, dan koreografi laga, serta bekerja sama lintas generasi dengan aktor muda seperti Keanu Agl dan Cinta Laura.
Tak hanya menyajikan aksi dan komedi, film ini juga menyampaikan pesan sosial yang kuat. Rieke berharap film ini dapat menyentuh kesadaran penonton akan pentingnya kepedulian di tengah masyarakat.
“Hidup ini sulit, tapi akan lebih sulit jika kita tidak peduli satu sama lain. Membantu sesama adalah bentuk kita bertahan,” tegasnya.
Agen +62 berkisah tentang dua agen intelijen beda generasi, Dito (Keanu Agl) dan Martha (Rieke Diah Pitaloka), yang menyamar sebagai pegawai salon milik Jessica (Cinta Laura Kiehl) demi mengungkap kasus kebocoran data rahasia negara.
Film ini disutradarai oleh Dinna Jasanti dan diproduseri oleh Sigit Pratama, Orchida Ramadhania, serta Gina S. Noer. Aktor pendukung antara lain Fanny Fadillah, Olga Lydia, dan Chandra Satria.
Catat tanggalnya! Saksikan aksi perdana Rieke Diah Pitaloka setelah 17 tahun vakum dalam Agen +62, tayang di bioskop mulai 3 Juli 2025. (Z-10)
Film Alas Roban kian mengukuhkan dominasinya di bioskop. Berdasarkan Cinepoint Tracking, horor-drama ini menambah estimasi +93.551 penonton
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
STUDIO animasi asal Malaysia, Monsta Studios kembali dengan film animasi layar lebar terbaru mereka, Papa Zola The Movie. Film ini telah lebih dulu tayang di jaringan bioskop Malaysia.
Film Check Out Sekarang, Pay Later (CAPER) tayang 5 Februari 2026. Amanda Manopo dan Fajar Sadboy beradu akting dalam drama komedi berlatar fenomena pinjaman online.
FILM horor terbaru Penunggu Rumah: Buto Ijo dijadwalkan akan tayang di bioskop mulai 15 Januari.
Menjelang akhir tahun 2025, berbagai film menarik dari dalam dan luar negeri siap menemani waktu liburan.
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Aktris utama Dian Sastrowardoyo dilaporkan mengalami insiden jatuh dari kuda saat menjalani salah satu adegan penting saat syuting film Esok Tanpa Ibu.
Sutradara Timur Bekmambetov menjelaskan bahwa MERCY dirancang untuk memadukan ketegangan cerita dengan pendekatan visual berbasis layar digital atau Screenlife.
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved