Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
BOYBAND asal Jepang One Or Eight resmi mengeluarkan single terbaru mereka berjudul 365, yang sekaligus merupakan single pertama mereka bersama Atlantic Music Group.
Pengumuman ini telah mendapatkan sambutan antusias dari para penggemar mereka di media sosial, saat mereka menyebut kolaborasi ini sebagai bentuk kebanggaan nasional dan langkah besar One Or Eight menuju panggung global, terlebih lagi mengingat faktanya grup ini baru resmi debut kurang dari satu tahun yang lalu.
Single 365 menghadirkan warna musik yang emosional sekaligus jujur, dengan lirik yang menyentuh soal keinginan untuk selalu hadir di sisi orang yang dicintai, setiap hari sepanjang tahun.
Lagu ini ditulis bersama Nasri, penulis lagu peraih Grammy Awards yang dikenal atas kontribusinya dalam lagu-lagu ternama milik Justin Bieber.
Single 365 juga ditujukan sebagai lagu tribut untuk para penggemar One Or Eight, 1DERZ, sebagai bentuk komitmen untuk menjaga ikatan yang telah terbangun sejak awal perjalanan musik mereka.
"365 adalah lagu cinta pertama kami, dan kami ingin menangkap perasaan saat kita terus memikirkan seseorang yang spesial. Judul lagu ini juga terinspirasi dari durasi audisi WARPs DIG yang merupakan titik awal perjalanan kami sebagai grup. Lewat lagu ini, kami ingin menyampaikan rasa terima kasih kami yang tulus untuk 1DERZ, yang telah menyemangati kami sepanjang tahun ini dan menciptakan begitu banyak momen tak terlupakan," ungkap personel One Or Eight, Reia.
Sementara Nasri mengaku senang lagunya dipilih oleh One Or Eight.
"Aku sangat senang ketika tahu bahwa One Or Eight memilih lagu 365, yang kutulis bersama sahabatku, Noah. Lagu ini terasa sangat pas untuk mereka, dan aku harap para penggemar mereka menyukainya sama seperti kami. Selama beberapa tahun terakhir, aku pernah beberapa kali menghabiskan waktu di Jepang bersama band-ku, MAGIC!, tampil di berbagai pertunjukan dan sekarang, aku punya teman-teman baru di salah satu tempat favoritku di dunia," kata Nasri.
Bersamaan dengan perilisan single 365, One Or Eight juga merilis video klip romantis yang mengkilas balik emosi tentang setiap momen selama 365 hari yang dihabiskan untuk memikirkan seseorang yang dicintai dan segala perasaan yang dibagi bersama.
Dengan latar yang menyentuh, video ini merangkai kenangan akan cinta dan waktu yang dilalui bersama ke dalam sebuah narasi sinematik. Video musik ini disutradarai oleh Osrin, salah satu talenta kreatif terkemuka di Jepang dan anggota pendiri label kreatif Perimetron, yang sebelumnya pernah bekerja sama dengan musisi ternama seperti King Gnu, millennium parade, Mr. Children, dan GLAY.
"Selama proses pengerjaan MV 365, aku melihat sisi dari mereka yang kasar, tak terduga, konyol, dan penuh canda, tapi juga sangat tulus. Aku kumpulkan semua bagian favoritku dan menyatukannya. Ketika selesai, aku justru jadi menyayangi mereka satu per satu," ungkap Osrin (Perimetron) tentang pengalamannya menyutradarai video ini. (Z-1)
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Tajuk Typhoon diambil dari titik balik krusial dalam hidup Luke Chiang.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang sarat akan pesan tersurat, Hidup Tanpa Kata justru menonjolkan kekuatan dalam kesunyian.
Bagi Cakra Khan, proyek kolaborasi dengan Chrisye ini bukan sekadar pekerjaan profesional biasa, melainkan salah satu pencapaian tertinggi dalam perjalanan kariernya.
Meski baru berusia 16 tahun, Katyana Mawira membawa bekal pendidikan vokal formal yang telah ia tekuni sejak 2015 sebagai fondasi kuat dalam berkarya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved