Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
PENYANYI berbakat Sabarian mempersembahkan karya terbarunya, Detik Menit, sebuah artikulasi mendalam mengenai esensi kebersamaan dan apresiasi terhadap setiap momen yang dilalui dengan sosok terkasih.
Melalui lagu ini, ia mengajak kita merenungkan betapa berharganya janji setia dan rasa syukur atas waktu yang dilewati bersama orang yang kita sayangi.
Dengan lirik penuh makna serta alunan melodi yang menyentuh, karya ini berhasil menyuguhkan komposisi relatable dan sarat emosi, mengisahkan perjalanan cinta yang dijalani dengan kesetiaan serta komitmen.
Penggalan lirik seperti "Lelah tlah ku lalui, apa artinya diriku bila tiada kau di situ" dengan kuat menggambarkan betapa krusialnya kehadiran sang kekasih, seolah menegaskan bahwa segala perjuangan dan kelelahan hidup akan terasa hampa tanpanya, laksana bara yang padam.
Tidak hanya itu, ia juga menyampaikan pesan untuk menghapus keraguan dan menjanjikan kesetiaan melalui bait "Seperti apa pintamu, seperti itulah janjiku, hapus semua ragu," sebuah ikrar cinta yang menawarkan penerimaan total hingga ke inti.
Melalui single ini, ia ingin mengajak pendengarnya untuk menghargai setiap detik, menit, dan hari yang dihabiskan dengan orang tercinta.
Ungkapan "Terlalu indah bagiku" menyiratkan bahwa kebahagiaan sejati itu seringkali justru ada di momen-momen sederhana tapi penuh makna saat bersama. Jadi, lagu ini seperti pengingat lembut agar kita tidak pernah menyepelekan berharganya waktu kebersamaan.
"Lagu ini terinspirasi dari rasa syukur dan pengalaman pribadi tentang arti kebersamaan. Aku ingin pendengar merasakan kehangatan dan ketulusan dalam setiap baitnya," ujar Sabarian.
Ia berharap dapat menyampaikan nuansa serupa dan membuat khalayak ikut merasakan betapa pentingnya hubungan yang tulus serta apresiasi terhadap orang yang disayangi, hal ini juga menjadi sebuah ilustrasi bagaimana pengalaman subjektif seorang seniman, dan dapat diolah menjadi pesan universal melalui seni.
Untuk menyelami pesan mendalam ini, Detik Menit sudah bisa dinikmati di seluruh Platform musik Digital mulai 13 Juni 2025. (Z-1)
Proses penulisan lagu Newsflash dimulai sesaat setelah pertemuan emosional ketiga personel Casette Tape yang membahas potensi kepergian sang vokalis.
Lagu Tragis dari Bend of the Rivers menceritakan tentang patah hati seseorang yang ditinggal kekasihnya ketika sedang sayang-sayangnya.
Pada dasarnya, album Duara, In The Moment, bicara tentang persepsi waktu — bagaimana ia bisa meregang, berulang, dan menggantung di luar kendali kita.
Like A Movie dari Kevlar.Alc adalah lagu tentang cinta terlarang yang terlalu kuat untuk diabaikan.
Ikang Fawzi menyoroti permasalahan pembagian royalti yang menurutnya belum bisa dikatakan adil karena terlalu banyak ke LMK.
Lyodra berharap dengan lagu Bodohnya Aku ada sesuatu yang beda yang bisa ia berikan ke para penggemarnya, baik itu dari segi musik, maupun videonya.
Proses penulisan lagu Newsflash dimulai sesaat setelah pertemuan emosional ketiga personel Casette Tape yang membahas potensi kepergian sang vokalis.
Lagu Tragis dari Bend of the Rivers menceritakan tentang patah hati seseorang yang ditinggal kekasihnya ketika sedang sayang-sayangnya.
Like A Movie dari Kevlar.Alc adalah lagu tentang cinta terlarang yang terlalu kuat untuk diabaikan.
Lyodra berharap dengan lagu Bodohnya Aku ada sesuatu yang beda yang bisa ia berikan ke para penggemarnya, baik itu dari segi musik, maupun videonya.
Musik video yang megah ini hadir dengan konsep Korean looks, memperlihatkan Ryans Rayel yang tampil memukau diiringi dengan 12 penari profesional.
Menyajikan perpaduan multigenre yang mencakup pop, R&B, dan alternatif khas Devin, EP Blue Skies dari Devin Kennedy hadir dengan focus track All Because I Love Someone.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved