Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
RAPPER, penulis lagu, dan produser asal Maryland, Joony, kembali menunjukkan dominasinya di musim panas ini dengan merilis single terbarunya yang berjudul No Chill.
Lagu ini menampilkan produksi yang menghentak namun sekaligus dreamy, yang menjadi latar sempurna bagi eksplorasi vokal Joony yang fleksibel dan penuh emosi, bahkan terasa tak bisa dikenali di beberapa bagian lagunya.
Dipengaruhi oleh musisi genre-bender seperti Travis Scott dan Kid Cudi, No Chill menempatkan Joony di garis depan gelombang baru hip-hop alternatif.
Tentang inspirasi lagunya, Joony mengungkapkan: "Inti lagu ini adalah tentang pengkhianatan. Ketika kamu sudah memberikan segalanya untuk seseorang sampai berhasil meningkatkan hidup mereka, berusaha keras supaya semuanya berjalan, tapi pada akhirnya mereka pergi begitu saja, seakan semua itu nggak pernah terjadi. Rasanya nggak adil, dan kamu cuma bisa bilang: 'kok bisa segitu dinginnya mereka?'"
Meskipun ini baru rilisan keduanya di 2025, Joony tetap aktif di berbagai panggung musik. Ia baru saja tampil di seri ikonik A Colors Show dan membawakan musiknya ke padang pasir lewat debut di GV Black's Party In My Living Room di Coachella 2025. Ia juga berkontribusi dalam lagu standout milik Destin Conrad, "FMU!" dari album Love On Digital', serta ikut menulis lagu baru Ty Dolla $ign, All In.
Sebagai bagian dari perjalanannya di karya Memento, Joony terus mengukir jalannya dengan mendapatkan dukungan dari nama-nama besar seperti Blxst, Brent Faiyaz, dan Jordan Ward. Dengan gaya khas yang menyatukan rap dan R&B alternatif, ia kini tengah bersiap untuk proyek berikutnya yang sudah sangat dinantikan.
Dengan lebih dari 177 juta streams sepanjang kariernya, Joony semakin menegaskan dirinya sebagai salah satu suara paling menarik di kancah musik hip-hop/R&B alternatif saat ini. (Z-1)
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Melalui unggahan di media sosial, Harry Styles membagikan sampul album terbarunya.
Berkolaborasi dengan TransJakarta, Nidji menghadirkan instalasi interaktif bertajuk Booth Manifestasi Hati 2026 di tiga titik strategis transportasi publik ibu kota.
Lagu Hati Bertali dari Bumiy hadir bukan sekadar sebagai rilisan musik biasa, melainkan sebuah ruang refleksi dan penguat jiwa bagi mereka yang tengah diuji oleh perpisahan.
Musisi legendaris Sting dilaporkan telah membayar lebih dari setengah juta pound sterling kepada mantan rekan bandnya di The Police, Andy Summers dan Stewart Copeland.
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Lagu Hati Bertali dari Bumiy hadir bukan sekadar sebagai rilisan musik biasa, melainkan sebuah ruang refleksi dan penguat jiwa bagi mereka yang tengah diuji oleh perpisahan.
Ambigu dari Eidra hadir sebagai narasi tentang emosi kegelisahan batin seseorang yang terjebak dalam penantian.
Dul Jaelani mengajak pendengar untuk menyelami cinta sebagai sebuah ruang yang penuh keindahan sekaligus kerapuhan lewat single Sebenarnya, Selamanya...
Willy Winarko mengungkapkan bahwa lagu Okay? adalah representasi dari kedewasaan emosional yang sebenarnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved