Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN asisten pribadi Sean “Diddy” Combs mengungkapkan bagaimana sebenarnya Combs memandang pacarnya selama 11 tahun, Casandra “Cassie” Ventura.
James bersaksi saat sedang mengemudi bersama Combs dan seorang rekan di dalam sebuah mobil Escalade di Manhattan, mantan bosnya itu mulai membicarakan Kim Porter dan Ventura.
Ketika ditanya tentang Porter, Combs menjawab, “Kim baik-baik saja, dia ratuku,” kata James dalam kesaksiannya kepada juri dalam persidangan perdagangan seks tingkat federal yang melibatkan sang mogul rap.
Namun soal Ventura, yang disebutnya “mudah dibentuk,” James mengaku Combs pernah berkata, “Aku mendapatkannya persis seperti yang kuinginkan — dia masih muda.”
Porter meninggal karena pneumonia pada usia 47 tahun pada 2018.
James juga bersaksi tahun 2007, saat sedang bersama Ventura dan sahabatnya kala itu, model Kerry Morgan, mereka sedang merokok di luar rumah mewah Combs di Star Island, Miami. Ventura saat itu berkata, “Gila ya, gaya hidup ini?”
Setelah menyaksikan sendiri dugaan kekerasan yang dialami Ventura, James mengaku pernah bertanya kepadanya, kenapa dia tidak meninggalkan Combs jika hidupnya begitu “gila.”
“Aku nggak bisa keluar,” jawab Ventura, menurut James. “Mr. Combs mengatur hampir seluruh hidupku.”
Tidak hanya mengendalikan karier musik Ventura, menurut James, Combs juga mengatur keuangannya. “Dia yang membayar apartemennya,” kata James, menambahkan Combs juga memberinya uang jajan.
James merupakan saksi ketiga dari pihak jaksa yang memberikan kesaksian dalam pekan kedua persidangan Combs.
Sebelumnya, pada Senin, 19 Mei, juri juga mendengarkan kesaksian dari mantan anggota grup Danity Kane, Dawn Richard, yang mengatakan bahwa ia pernah melihat Combs memukul kepala Ventura dengan wajan berisi telur. Combs juga mengancam kedua perempuan itu.
Didakwa pada September 2024, pendiri Bad Boy Entertainment ini menghadapi tuduhan pemerasan, perdagangan seks, dan membawa orang untuk melakukan prostitusi. Combs telah mengaku tidak bersalah atas semua tuduhan tersebut.
Combs dituduh menggunakan pengaruhnya di industri musik untuk memikat perempuan dengan janji cinta dan ketenaran, hanya untuk kemudian membius mereka dan memaksa mereka berhubungan seks, terkadang dengan pria lain, sambil direkam. Rekaman tersebut kemudian diduga digunakan untuk memeras para korban agar tetap diam.
Jika terbukti bersalah atas semua dakwaan, Combs bisa menghadapi hukuman penjara seumur hidup. Sejak penangkapannya pada 2024, ia ditahan di Metropolitan Detention Center di Brooklyn. (People/Z-2)
Cassie Ventura bersaksi Sean "Diddy" Combs memaksanya berhubungan seks saat menstruasi dan melakukan tindakan seksual ekstrem dalam kasus perdagangan seks.
Seorang pekerja seks pria bersaksi bahwa ia dibayar untuk berhubungan seks dengan Cassie Ventura di hadapan Sean "Diddy" Combs, yang menonton dan merekam.
Jaksa menuduh Sean "Diddy" Combs menjalankan jaringan perdagangan seks dan kekerasan terhadap perempuan, termasuk mantan pacarnya, Cassandra Ventura.
Departemen Kehakiman AS kembali meminta pembukaan materi grand jury dalam penyelidikan Jeffrey Epstein setelah Kongres menyetujui aturan yang mengizinkan rilis dokumen itu.
Presiden AS Donald Trump menandatangani RUU yang mewajibkan publikasi seluruh berkas penyelidikan Jeffrey Epstein dalam 30 hari, meski sebelumnya menolak.
Ribuan pesan antara Jeffrey Epstein dan tokoh-tokoh elite Amerika dirilis DPR AS, mengungkap jejaring pengaruhnya meski berstatus predator seksual sejak 2008.
RUU Epstein Files Transparency Act resmi menuju meja Presiden Donald Trump. Publik menanti apakah pemerintahan Trump akan membuka seluruh dokumen terkait Jeffrey Epstein.
Ketua DPR AS Mike Johnson memastikan voting RUU yang memaksa Departemen Kehakiman merilis seluruh berkas kasus Jeffrey Epstein akan digelar pekan depan.
Gedung Putih menepis tuduhan Donald Trump mengetahui kasus pelecehan seksual Jeffrey Epstein setelah perilisan email lama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved