Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
GEDUNG Putih menepis tuduhan baru Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengetahui dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang dilakukan Jeffrey Epstein. Isu ini kembali mencuat setelah Partai Demokrat merilis sejumlah email lama yang menyebut nama Trump dalam korespondensi pribadi Epstein.
Dalam salah satu email, Epstein menggambarkan Trump sebagai “anjing yang belum menggonggong”, mengisyaratkan nama sang presiden belum terseret dalam skandal tersebut. Namun, dokumen yang dipublikasikan pada Rabu (12/11) itu menimbulkan spekulasi baru, Trump pernah menghabiskan waktu dengan salah satu korban Epstein.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, langsung turun tangan menjawab pertanyaan media. Ia menyebut tuduhan tersebut sebagai upaya politik untuk menjatuhkan Trump.
“Email-email ini sama sekali tidak membuktikan apa pun selain bahwa Presiden Trump tidak melakukan kesalahan,” ujar Leavitt dalam konferensi pers di Washington.
Leavitt menegaskan Trump sudah lama memutus hubungan dengan Epstein. “Presiden Trump berasal dari Palm Beach, begitu juga Jeffrey Epstein. Epstein pernah menjadi anggota klub Mar-a-Lago sampai Presiden Trump mengusirnya karena dia adalah seorang pedofil dan orang yang menjijikkan,” katanya.
Saat ditanya mengapa Gedung Putih tidak membuka seluruh arsip terkait Epstein. Leavitt menjawab pemerintahan Trump sudah bertindak transparan.
“Pemerintahan ini telah menyerahkan ribuan dokumen kepada publik dan bekerja sama dengan Komite Pengawasan DPR. Itulah sebabnya Anda melihat dokumen-dokumen yang dirilis hari ini,” ujarnya.
Leavitt juga menuding Partai Demokrat sengaja membocorkan email-email itu untuk mengalihkan perhatian dari isu pembukaan kembali pemerintahan.
“Tidak ada yang kebetulan di Washington. Fakta bahwa Demokrat membocorkan email ini pagi ini, bertepatan dengan upaya Partai Republik membuka kembali pemerintahan, menunjukkan bahwa ini hanyalah kampanye distraksi,” tambahnya.
Menjelang akhir konferensi pers, Leavitt berusaha mengalihkan fokus dengan menjawab pertanyaan tentang isu lain, termasuk pembahasan soal potensi penutupan pemerintahan. Strategi itu berhasil mengakhiri sesi tanya jawab yang sempat memanas soal Epstein.
Bagi Gedung Putih, isu yang berpotensi menjadi krisis politik besar itu akhirnya berlalu tanpa guncangan berarti. Leavitt tampak tenang dan yakin, menutup konferensi tanpa menunjukkan tekanan sedikit pun. (The Guardian/Z-2)
Departemen Kehakiman AS (DOJ) mengonfirmasi surat yang mengatasnamakan Jeffrey Epstein untuk Larry Nassar adalah palsu.
Dokumen terbaru kasus Jeffrey Epstein mengungkap komunikasi antara Ghislaine Maxwell dan sosok berinisial "A" yang diduga Andrew Mountbatten-Windsor.
Departemen Kehakiman AS (DOJ) merilis dokumen baru yang menunjukkan riwayat penerbangan Donald Trump di pesawat pribadi Jeffrey Epstein antara tahun 1993-1996.
Sebuah video palsu berdurasi 12 detik yang mengeklaim sebagai rekaman sel Jeffrey Epstein sebelum tewas muncul di situs pemerintah.
Dokumen baru mengungkap cara Ghislaine Maxwell menggunakan peran "kakak perempuan yang keren" untuk menormalisasi pelecehan seksual Jeffrey Epstein terhadap remaja.
Departemen Kehakiman AS (DOJ) sempat menghapus foto yang menampilkan Donald Trump dari database dokumen Jeffrey Epstein sebelum akhirnya dipulihkan.
LAPORAN ekonomi utama untuk Oktober kemungkinan besar tidak akan dirilis sama sekali karena penutupan pemerintah. Ini disampaikan seorang pejabat senior Gedung Putih, Rabu (12/11).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved