Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DEPARTEMEN Kehakiman Amerika Serikat kembali mengajukan permintaan untuk membuka materi grand jury terkait penyelidikan Jeffrey Epstein, yang berujung pada dakwaan perdagangan seks terhadapnya pada 2019. Permohonan ini ditandatangani Jaksa AS untuk Distrik Selatan New York, Jay Clayton.
Dalam pengajuan tersebut, Clayton menyatakan langkah Kongres yang pekan lalu menyetujui rilis dokumen investigasi menunjukkan catatan pengadilan tersebut memang harus dibuka. Ia juga meminta agar proses pembukaan dokumen dilakukan segera, mengingat aturan baru memberi tenggat 30 hari sejak Presiden Donald Trump menandatanganinya.
Departemen Kehakiman menilai keputusan Kongres telah mengesampingkan ketentuan hukum sebelumnya, sehingga memungkinkan pembukaan dokumen grand jury.
Namun, upaya serupa pernah ditolak Hakim Richard Berman. Pada permintaan sebelumnya, Berman menilai terdapat “alasan signifikan dan kuat” untuk menolak publikasi transkrip grand jury tersebut. Dalam putusan Agustus lalu, Berman menyebut sekitar 70 halaman transkrip dan lampiran, yang mencakup presentasi PowerPoint, catatan panggilan, serta surat dari korban dan kuasa hukum mereka, tidak sebanding dengan volume dokumen lain yang sudah dimiliki pemerintah.
Ia menulis “100.000 halaman berkas dan materi Epstein yang dimiliki pemerintah jauh melampaui sekitar 70 halaman materi grand jury tersebut”. Permintaan membuka dokumen tampak sebagai “pengalihan” dari kewajiban merilis berkas lain, yang sudah berada dalam penguasaan pemerintah.
Materi grand jury itu sebagian besar berisi kesaksian seorang agen FBI yang menjadi saksi tunggal dalam proses tersebut. Hakim Berman menyebut agen tersebut “tidak memiliki pengetahuan langsung mengenai fakta kasus dan sebagian besar kesaksiannya bersifat hearsay”. Ia menegaskan alasan terkuat untuk tetap menyegel dokumen adalah “kemungkinan ancaman terhadap keselamatan dan privasi para korban”.
Permintaan serupa untuk membuka materi grand jury terkait kasus Ghislaine Maxwell juga ditolak. Hakim Paul Engelmayer menulis permintaan itu “mengisyaratkan materi grand jury merupakan tambang informasi yang belum terungkap tentang Epstein atau Maxwell atau rekan-rekan mereka, padahal jelas bukan demikian.”
Permintaan terbaru Clayton diajukan tidak lama setelah ia ditugaskan menyelidiki hubungan Epstein dengan sejumlah tokoh Partai Demokrat. Hal ini terjadi empat bulan setelah Maurene Comey, salah satu jaksa utama dalam kasus Epstein dan Maxwell, diberhentikan sebelum Wakil Jaksa Agung Todd Blanche melakukan wawancara dengan Maxwell di Florida.
Ketika ditanya pekan lalu soal bagaimana penyelidikan baru di New York dapat memengaruhi rilis dokumen Epstein yang dimiliki pemerintah, Jaksa Agung Pam Bondi menjawab, “Kami tidak akan mengatakan apa pun lagi tentang hal itu karena kini merupakan penyelidikan yang sedang berjalan di distrik selatan New York.” (The Guardian/Z-2)
Departemen Kehakiman AS mengeluarkan opini hukum rahasia yang menyatakan Presiden Donald Trump memiliki wewenang penuh dalam penangkapan Presiden Venezuela.
Investigasi penembakan perempuan oleh petugas ICE di Minneapolis terhambat minimnya kamera tubuh. Akankah ada keadilan di tengah kebijakan imigrasi Trump yang keras?
Departemen Kehakiman AS (DOJ) mengonfirmasi surat yang mengatasnamakan Jeffrey Epstein untuk Larry Nassar adalah palsu.
Departemen Kehakiman AS (DOJ) merilis dokumen baru yang menunjukkan riwayat penerbangan Donald Trump di pesawat pribadi Jeffrey Epstein antara tahun 1993-1996.
Sebuah video palsu berdurasi 12 detik yang mengeklaim sebagai rekaman sel Jeffrey Epstein sebelum tewas muncul di situs pemerintah.
Departemen Kehakiman AS (DOJ) sempat menghapus foto yang menampilkan Donald Trump dari database dokumen Jeffrey Epstein sebelum akhirnya dipulihkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved