Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah dunia yang terus bergerak cepat, ada satu tempat yang terus tersandera waktu dan harapan, Palestina. Wilayah Palestina ini kembali menjadi sorotan dunia karena krisis kemanusiaan yang semakin memburuk.
Sejak akhir 2023 hingga kini, serangan tanpa henti menghujani Gaza. Lebih dari 30.000 jiwa gugur. Sebagian besar di antara korban jiwa ialah anak-anak dan perempuan.
Rumah sakit runtuh, sekolah hancur, dan akses terhadap kebutuhan dasar seperti air, listrik, dan makanan hampir tidak ada. Palestina kini nyaris lumpuh, tetapi semangat warganya tak pernah padam.
Dalam upaya menyuarakan penderitaan dan harapan warga Palestina, hadir film yang diangkat dari tragedi di Palestina pada 7 Oktober 2023, Film Gaza. Film ini akan tayang perdana pada 12 Juni 2025, menyuguhkan gambaran nyata tentang kehidupan rakyat Palestina di tengah reruntuhan, dengan fokus pada suara mereka yang sering tidak terdengar yang tetap mencoba hidup meski dunia seperti melupakannya.
Didukung oleh Asma Nadia, selaku Script Writer dan Producer Film Gaza, dan Hijaberlin, brand modest fashion muslimah yang dikenal akan nilai-nilai kemanusiaan, hadir sebagai bagian dari gerakan ini. Melalui kolaborasi bermakna dengan tim Film Gaza, Hijaberlin meluncurkan produk eksklusif: Seri Handsock Palestine. Ini bukan sekadar produk fesyen, tetapi simbol solidaritas dan kepedulian.
Seri Handsock Palestine terdiri dari tiga varian yang masing-masing membawa pesan kuat:
1. Handsock Gaza. Ini terinspirasi dari keberanian masyarakat Gaza yang bertahan meski dalam keterbatasan.
2. Handsock Jabalia. Ini menggambarkan kekuatan komunitas di tengah krisis dan kehilangan.
3. Handsock Rafah. Ini melambangkan harapan dari perbatasan yang menjadi titik terakhir banyak warga mencari perlindungan.
Setiap jenis tersedia dalam tiga warna netral dan elegan yaitu hitam, putih, dan cokelat muda sebagai warna yang mencerminkan keteguhan, kedamaian, dan kesederhanaan.
Dirancang untuk memenuhi kebutuhan muslimah yang aktif, handsock ini nyaman digunakan, menutup aurat tangan secara sempurna, dan cocok dipadukan dengan busana syar'i harian.
Film Gaza bukan hanya tontonan, tetapi panggilan nurani. Mari bersama-sama datang di hari pertama penayangan, 12 Juni 2025, dan buktikan bahwa suara kita tidak diam. Hadir di bioskop adalah bentuk solidaritas. Membeli handsock Palestine adalah langkah lanjutan dari empati menjadi aksi nyata.
Setiap pembelian handsock tidak hanya memperindah penampilan, tetapi juga turut membantu rakyat Palestina, karena sebagian dari hasil penjualan akan didonasikan langsung untuk kebutuhan kemanusiaan di Gaza.
Bersama Hijaberlin dan Film Gaza, mari tunjukkan bahwa kita tidak lupa. Gaza ada di hati kita.
Di tanggal 12 Juni 2025 nanti, yuk hadir ke bioskop terdekat, tonton di hari pertama sambil memakai Handsock Palestine dari Hijaberlin. (RO/I-2)
Berbeda dengan Legaly Blonde yang berlatar dunia hukum dan universitas, serial Elle akan membawa penonton kembali ke masa SMA.
Megan Domani mengungkapkan bahwa peran Annisa memberikan tantangan tersendiri, terutama dari sisi pendalaman karakter yang memiliki latar belakang keluarga yang kompleks.
Revalina S Temat membagikan pengalamannya menghadapi tuntutan peran yang menguras energi di film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?
Bukan sekadar drama rumah tangga biasa, film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? dirancang sebagai sebuah eksplorasi spiritual dan perjalanan batin seorang perempuan.
Beby mengungkap cerita dalam film Tolong Saya! (Dowajuseyo) lahir dari kejadian mistis yang ia alami saat menjalani kehidupan sebagai mahasiswa Indonesia di Korsel.
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved