Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MALIQ & D'Essentials membuka tahun ini dengan proyek yang membawa mereka kembali ke nuansa musik anak-anak. Mereka dipercaya mengisi soundtrack film animasi Jumbo lewat lagu ikonik Kumpul Bocah.
Personel Maliq & D'Essentials, Rivani Indriya Suwendi, menjelaskan bahwa kesempatan ini datang melalui ajakan dari tim produksi film.
"Kita senang banget karena lagunya memang sudah kita suka sejak lama, karya dari Vina Panduwinata," ungkapnya.
Proses pengerjaan lagu ini, menurut Rivani, berlangsung dengan penuh semangat.
Awalnya, mereka diajak mendengarkan aransemen baru lagu tersebut meski dalam versi yang belum final.
Mereka juga ikut terlibat dalam pembuatan video musik bersama anak-anak, sebuah pengalaman yang menurutnya sangat menyenangkan.
"Buat kita, ini sesuatu yang spesial. Awal tahun langsung punya lagu anak-anak, dan rasanya seru banget lihat antusiasme penonton di Indonesia, bahkan banyak yang jadi request lagu ini lagi," tambah Rivani sambil tertawa.
Dalam proses adaptasi lagu ke dalam dunia animasi, Maliq & D'Essentials tetap berusaha mempertahankan ciri khas mereka. Rivani menekankan bahwa meskipun lagu tersebut diaransemen ulang, mereka ingin pendengar tetap bisa merasakan suara dan nuansa Maliq & D'Essentials.
"Kita nggak mau lagunya terlalu banyak berubah. Kita pengen orang-orang, khususnya orang tua yang mungkin sudah lama kenal lagu ini, bisa langsung nostalgia ketika dengar ulang. Bahkan tetangga saya yang anak-anak kecil mulai nyanyiin 'Kumpul Bocah'," katanya.
Melalui kolaborasi ini, Maliq & D'Essentials tidak hanya menyentuh kenangan generasi lama, tapi juga memperkenalkan lagu legendaris ke generasi baru dengan sentuhan khas mereka. (Z-1)
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui unggahan di media sosial, Si Juki, Jumbo, dan Adit Sopo Jarwo menunjukkan dukungan mereka terhadap pemutaran Papa Zola The Movie.
Kabar wafatnya legenda golf Jepang Masashi Jumbo Ozaki pada 23 Desember 2025 mengejutkan dunia olahraga.
Masashi “Jumbo” Ozaki, legenda golf Jepang dan salah satu pegolf tersukses di Asia, dikabarkan meninggal dunia pada 23 Desember 2025.
Dunia golf berduka. Masashi “Jumbo” Ozaki, pegolf legendaris Jepang dan anggota World Golf Hall of Fame, meninggal dunia pada usia 78 tahun.
PENYANYI muda Prince Poetiray berhasil menyabet penghargaan Pendatang Baru Terbaik Terbaik di AMI Awards 2025. Musisi berusia 11 tahun itu merebut penghargaan lewat lagu Selalu Ada di Nadimu.
25 film tembus seleksi awal FFI 2025, dari Sore hingga Jumbo. Termasuk 5 karya sutradara perempuan siap bersaing merebut Piala Citra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved