Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MASASHI “Jumbo” Ozaki, legenda golf Jepang dan salah satu pegolf tersukses di Asia, dikabarkan meninggal dunia pada 23 Desember 2025. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi dunia golf internasional, khususnya di Jepang, tempat namanya menjadi simbol kejayaan olahraga golf selama lebih dari lima dekade.
Ozaki dikenal sebagai pegolf dengan rekor luar biasa di Japan Golf Tour, serta figur sentral yang membawa golf Jepang ke panggung dunia.
Masashi Ozaki (尾崎 将司) adalah pegolf profesional asal Jepang yang lahir pada 24 Januari 1947 di Prefektur Tokushima. Julukan “Jumbo” melekat padanya karena postur tubuh besar dan gaya permainan agresif yang menjadi ciri khasnya di lapangan golf.
Ia mulai berkarier sebagai pegolf profesional pada tahun 1970 dan dengan cepat menjelma menjadi dominasi utama di kompetisi golf Jepang.
Sebelum menekuni golf, Ozaki sempat menjadi pemain bisbol profesional bersama tim Nishitetsu Lions. Namun, keputusannya beralih ke golf terbukti menjadi titik balik besar dalam hidupnya.
Masashi “Jumbo” Ozaki mencatatkan sejarah sebagai:
Prestasi ini menjadikannya salah satu pegolf paling sukses dalam sejarah Asia.
Meski lebih banyak berkarier di Jepang, Ozaki juga tampil di berbagai turnamen besar dunia:
Masters Tournament: posisi terbaik T-8
Ia tercatat tampil di lebih dari 80 turnamen PGA Tour, sebuah pencapaian langka bagi pegolf Asia pada masanya.
Sebagai pengakuan atas kontribusinya:
Nama Ozaki tidak hanya identik dengan kemenangan, tetapi juga dengan profesionalisme dan dedikasi tinggi terhadap olahraga golf.
Masashi Ozaki adalah kakak tertua dari tiga bersaudara Ozaki, yang semuanya berprofesi sebagai pegolf profesional:
Keluarga Ozaki dikenal luas sebagai “keluarga emas” dalam sejarah golf Jepang.
Masashi “Jumbo” Ozaki meninggal dunia pada 23 Desember 2025 di usia 78 tahun setelah berjuang melawan kanker usus besar. Kabar duka ini dikonfirmasi oleh organisasi golf Jepang dan langsung memicu gelombang penghormatan dari komunitas golf dunia.
Masashi “Jumbo” Ozaki bukan sekadar pegolf hebat, melainkan legenda hidup yang membentuk fondasi golf profesional Jepang. Rekor, prestasi, dan pengaruhnya akan terus dikenang oleh penggemar golf di seluruh dunia.
Kepergiannya menandai akhir sebuah era, namun warisannya akan tetap hidup di setiap lapangan golf Jepang. (Z-10)
Kabar wafatnya legenda golf Jepang Masashi Jumbo Ozaki pada 23 Desember 2025 mengejutkan dunia olahraga.
Dunia golf berduka. Masashi “Jumbo” Ozaki, pegolf legendaris Jepang dan anggota World Golf Hall of Fame, meninggal dunia pada usia 78 tahun.
PENYANYI muda Prince Poetiray berhasil menyabet penghargaan Pendatang Baru Terbaik Terbaik di AMI Awards 2025. Musisi berusia 11 tahun itu merebut penghargaan lewat lagu Selalu Ada di Nadimu.
25 film tembus seleksi awal FFI 2025, dari Sore hingga Jumbo. Termasuk 5 karya sutradara perempuan siap bersaing merebut Piala Citra.
PULUHAN intellectual property (IP) lokal, termasuk karakter film animasi Jumbo, bakal tampil memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia (RI).
Dunia golf berduka. Masashi “Jumbo” Ozaki, pegolf legendaris Jepang dan anggota World Golf Hall of Fame, meninggal dunia pada usia 78 tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved