Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SUTRADARA Monty Tiwa mengenang sosok Joshua Pandelaki sebagai sosok yang profesional yang berkecimpung pada industri film, termasuk dalam karya terakhirnya, film Mendadak Dangdut.
Joshua di film Mendadak Dangdut berperan sebagai Anwar, ayah tokoh Naya, yang diperankan Anya Geraldine, dan adik Naya yakni Lola, yang
diperankan Nurra Datau.
"Dia orang yang paling pertama kali menunjukkan profesionalitas di tengah suasana syuting yang mungkin hiruk pikuk, letih dan saat itu dia sudah mengalami sakit-sakit ya, karena sebelum syuting saya tahu betul dia masuk rumah sakit," ujar Monty dalam konferensi pers, Rabu (9/4).
Ketidakhadiran mendiang Joshua, membuat emosi terasa campur aduk. Monty menambahkan, di sisi lain perilisan film ini menjadi sebuah pencapaian tersendiri bagi tim juga sederet pemain.
Dia pun menyerukan kepada tim produksi, termasuk para pemain yang terlibat untuk gencar mempromosikan film ini sebagai upaya penghormatan terakhir bagi Joshua.
"Makanya saya ngomong ke kawan-kawan semua, apa pun itu hasilnya nanti ayo saat kita promo, kita maksimal, kita gencar-gencaran. Mari kita lakukan ini semua untuk mengenang almarhum om Josh," kata Monty.
Menurut dia, lewat film terakhirnya ini, sosok Joshua, yang telah berkiprah sejak 1994 lewat televisi ini layak membintangi film terakhirnya dan dikenang oleh masyarakat luas.
Monty mengungkapkan Joshua Pandelaki sempat dirawat satu bulan di rumah sakit pada tahun lalu. Hal itu ia ketahui karena sempat meminta Joshua berperan dalam sebuah produksi serial, namun sempat terkendala karena sakit.
Meski diketahui sakit dan berminat bergabung dalam produksi film Mendadak Dangdut, Monty mengakui ia telah mempersiapkan dispensasi sebagai mitigasi jika Joshua sakit.
Namun, rupanya Joshua menegaskan bahwa dirinya cukup mampu mengikuti proses syuting film itu.
"Yang saya lihat semangat memang, tapi dia satu-satunya yang nggak pernah kendor. Sementara ya kita bahkan saya pun ada di titik-titik kita sangat letih, kita kendor semangatnya, tapi dia yang konstan. Sementara ternyata baru saya tahu beliau sebetulnya saat itu
sakit, tapi nggak mau menunjukkan," kenangnya.
Proses pengisian suara atau dubbing, disebut Monty sebagai pekerjaan terakhir yang diselesaikan Joshua.
"Jadi, om Josh benar-benar telah menyelesaikan semua tanggung jawabnya secara full di film ini," ujar Monty.
Ia pun meminta masyarakat untuk menontion film terakhir mendiang sebagai bentuk mengenang salah satu aktor terbaik Indonesia yang telah berpulang ke pangkuan Yang Maha Kuasa.
Joshua Pandelaki meninggal dunia pada 7 Desember 2024 akibat serangan jantung. Ia dimakamkan di TPU Menteng Pulo, Jakarta, sehari setelah berpulang. (Ant/Z-1)
Dalam trailer film Monster Pabrik Rambut (Sleep No More), aktor Iqbaal Ramadhan tampil sangat berbeda dari yang ditampilkan di berbagai film yang ia bintangi sebelumnya.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Berlatar di sebuah penjara di Indonesia yang dikuasai kekerasan dan ketidakadilan, Ghost in the Cell bukan sekadar film genre yang menawarkan ketegangan.
Kehadiran hantu-hantu senior tersebut di film Sebelum Dijemput Nenek berfungsi untuk melengkapi teror yang ditebar oleh antagonis utama, Mbah Marsiyem.
Lebih dari 90 persen anggota Netflix di Indonesia menonton konten Indonesia pada 2025, dan 35 tayangan Indonesia berhasil masuk dalam daftar Top 10 Global Netflix.
The Bluff membawa penonton ke Kepulauan Cayman, sebuah wilayah yang kaya akan nilai sejarah dan budaya. Di sinilah kisah Ercell "Bloody Mary" Bodden dimulai.
Film terbaru Mendadak Dangdut kini memikul makna yang jauh lebih dalam bagi para penggemar aktor senior Joshua Pandelaki.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved