Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH sukses di dalam negeri dengan meraup lebih dari 1 juta penonton dalam 7 hari pertama penayangan, film animasi Jumbo bersiap melangkah ke panggung dunia. Film animasi produksi Visinema Studios itu dijadwalkan tayang di sejumlah negara di kawasan Asia dan Eropa.
"Ini bukan akhir, tapi awal dari perjalanan film animasi Jumbo ke lebih banyak hati, dilebih banyak tempat, bahkan hingga ke mancanegara,” ujar Produser Jumbo, Anggia Kharisma, dikutip dari keterangan pers, Selasa (8/3).
Bagi Anggia, Jumbo adalah simbol bahwa cerita lokal dengan nilai-nilai universal dapat menembus batas-batas negara. Perjalanan globalnya adalah bukti bahwa karya anak bangsa layak diapresiasi dunia.
Mulai bulan Juni 2025, Jumbo yang merupakan film besutan Ryan Adriandhy itu bakal hadir di sejumlah negara diantaranya Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Rusia, Belarus, Ukraina, Moldova, Armenia, Azerbaijan, Georgia (termasuk Abkhazia dan South Ossetia), Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, Turkmenistan, Uzbekistan, Estonia, Latvia, dan Lithuania.
Film animasi Jumbo berkisah tentang anak bernama Don yang kerap merasa diremehkan oleh teman-temannya. Untuk membuktikan bahwa ia lebih dari sekadar anak bertubuh besar yang tidak pernah menang dalam hal apapun, Don bertekad mengikuti pertunjukan bakat dengan menampilkan sandiwara panggung yang terinspirasi dari buku cerita peninggalan orangtuanya.
Namun, segalanya berubah ketika seorang perundung mencuri buku itu dan Don bertemu dengan sosok anak kecil yang meminta bantuannya untuk bersatu kembali dengan orangtuanya. Bersama teman barunya, Don melalui petualangan mengasyikkan yang menyentuh hati, mengajarkan arti keberanian, kepercayaan diri, dan persahabatan sejati.
Sederet nama besar di panggung hiburan menjadi pengisi suara karakter di film ini. Mereka adalah Prince Poetiray, Quinn Salman, Yusuf Ozkan, Ariel Noah, Ratna Riantiarno, Ariyo Wahab, Bunga Citra Lestari, Angga Yunanda, M. Adhiyat, Graciella Abigail, dan Cinta Laura Kiehl. (M-1)
Menjelang libur lebaran 2026, para kreator Jumbo kembali bersatu untuk menghadirkan film anak-anak terbaru bertajuk Na Willa.
"Sejak awal saya percaya, isu keluarga adalah hal yang universal, tapi sering kali kita jarang membicarakannya dengan jujur di ruang publik,"
Salah satu latar tempat untuk film berada di Sukabumi, menampilkan kota yang kini kerap dipilih para sineas
SUKSES dengan film animasi Jumbo yang menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa, Visinema Studios akan kembali menghadirkan film layar lebar bertema keluarga berjudul Panggil Aku Ayah.
Musikal Keluarga Cemara 2025 akan pentas pada 20 Juni–13 Juli di Ciputra Artpreneur.
SUKSES dengan film animasi Jumbo, Visinema Studios kini menghadirkan pentas panggung bertajuk Pertunjukan Panggung Musikal Keluarga Cemara.
VOKALIS grup musik Noah, Ariel mengalami cedera meniscus tear, sehingga ia harus membatasi pergerakan ketika bermain voli maupun padel bersama para rekan artis.
ARIEL Noah akhirnya buka suara soal isu yang kembali ramai mengenai adanya suara perempuan tak dikenal dalam salah satu lagu Peterpan.
Fraksi PDIP DPR RI memastikan akan mengawal revisi UU Hak Cipta agar lebih adil bagi pekerja seni. Armand Maulana dan Ariel Noah sampaikan aspirasi soal sistem royalti
Ariel Noah berperan sebagai karakter Dilan 'dewasa' dalam dua film Dilan ITB 1997 dan Dilan Amsterdam dari adaptasi novel karya Pidi Baiq yang digarap oleh rumah produksi Falcon Pictures.
FILM Dilan telah menjadi fenomena di masyarakat Indonesia, berawal dari sebuah novel karya Pidi Baiq, dunia Dilan terus berkembang menjadi film.
FALCON Pictures kembali menghadirkan kejutan di dunia perfilman Indonesia setelah sukses merilis 4 film dari franchise Dilan yakni Ariel Noah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved