Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SUTRADARA Paul Feig menepis rumor Blake Lively dan Anna Kendrick merasa tidak nyaman saat mempromosikan Another Simple Favor di SXSW minggu ini.
Spekulasi tentang perselisihan antara Lively dan Kendrick mulai beredar setelah YouTuber Melanie King mengunggah foto keduanya di X pada Sabtu, 8 Maret. King mengklaim Lively, 37, "takut berjalan di karpet merah" dan Kendrick, 39, "tidak ingin bekerja dengan [Lively] lagi."
Feig, 62, dengan cepat membantah klaim tersebut pada hari berikutnya. "Um... kamu salah," tulisnya. Feig juga hadir dalam sesi tanya jawab Another Simple Favor bersama Lively, Kendrick, dan anggota pemain lainnya di Paramount Theatre selama SXSW Film & TV Festival 2025.
Dalam pemutaran perdana SXSW, Lively menyebut bekerja sama kembali dengan Kendrick sebagai "yang terbaik," sementara Kendrick menjawab singkat, "Oh, kamu tahu," saat mereka sibuk menyapa penggemar.
Kemudian, dalam sesi tanya jawab bersama Feig, Henry Golding, dan pemeran lainnya, Lively dan Kendrick tampak tertawa bersama, mengobrol santai, serta berbagi cerita tentang proses syuting.
Another Simple Favor merupakan sekuel dari film misteri komedi A Simple Favor (2018) yang sukses. Film ini mengikuti karakter Kendrick, Stephanie, dan karakter Lively, Emily, saat mereka pergi ke pulau indah Capri, Italia, untuk menghadiri pernikahan mewah Emily dengan seorang pengusaha Italia kaya raya.
Selama pemutaran di SXSW, keduanya membahas hubungan mereka dengan karakter masing-masing serta ide unik Feig untuk syuting di Italia. Pada Oktober lalu, Kendrick mengatakan kepada PEOPLE bahwa bekerja kembali dengan Lively di lokasi syuting adalah pengalaman yang "menyenangkan."
"Dia tinggal di Pantai Timur, aku di Pantai Barat, jadi kami tidak sering bertemu," ujar Kendrick saat itu. "Tapi menyenangkan sekali, dan menurutku karakter-karakter ini punya chemistry yang unik, jadi rasanya seru bisa berkumpul kembali. Ini seperti mengendarai sepeda—begitu kembali, semuanya terasa alami."
Pemutaran di SXSW ini juga menjadi penampilan perdana Lively sejak perselisihan hukumnya dengan sutradara sekaligus lawan mainnya dalam It Ends with Us, Justin Baldoni, dimulai. Selain itu, ini juga menjadi salah satu dari sedikit kemunculannya di depan publik dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, Lively dan suaminya, Ryan Reynolds, sempat hadir di acara SNL50: The Anniversary Special bulan lalu.
Sebuah sumber mengatakan kepada PEOPLE awal tahun ini bahwa "tidak ada drama atau perselisihan" antara Kendrick dan Lively.
Sementara itu, Feig menyatakan kepada PEOPLE di karpet merah SXSW, bekerja kembali dengan Lively, Kendrick, dan para pemain lainnya adalah “impian yang menjadi kenyataan.”
"Itu terlalu menyenangkan. Terlalu menyenangkan," ujar Feig. "Aku memiliki pengalaman luar biasa di film pertama, dan selalu teringat betapa aku menyukai bekerja dengan mereka berdua—serta dengan seluruh pemain lainnya."
"Jadi, saat mengerjakan sekuel ini, aku berpikir, ‘Kita harus menemukan sesuatu yang memberikan tantangan baru bagi mereka berdua, melibatkan para pemain lama, tetapi juga memperkenalkan karakter-karakter baru,’" tambahnya. "Dan aku selalu ingin syuting di Capri, jadi ini benar-benar impian yang menjadi kenyataan." (People/Z-2)
Terungkap pesan pribadi Justin Baldoni yang mengeluhkan perilaku Blake Lively di lokasi syuting 'It Ends With Us'. Dari isu adegan intim hingga gugatan ratusan juta dolar.
Blake Lively menuntut Justin Baldoni dan tim produksi It Ends With Us, mengklaim rugi hingga US$161 juta akibat kampanye fitnah yang merusak reputasi dan bisnisnya.
Pengacara Justin Baldoni menjelaskan alasan kliennya tidak melanjutkan gugatan balik senilai US$400 juta terhadap Blake Lively.
Taylor Swift menegaskan tidak pernah menyetujui untuk bersaksi dalam gugatan hukum yang melibatkan Blake Lively dan Justin Baldoni.
Hakim Lewis Liman, Senin (9/6), menolak gugatan balik Justin Baldoni terhadap Blake Lively yang mengklaim sang aktris melakukan pemerasan, pencemaran nama baik, dan tuduhan lainnya.
Blake Lively merasa lega setelah hakim menolak gugatan balik senilai US$400 juta dari Justin Baldoni, yang menuduhnya melakukan pemerasan dan pencemaran nama baik.
Woman of the Hour terinspirasi oleh kisah Cheryl Bradshaw dan pertemuannya dengan Rodney Alcala, seorang pembunuh berantai di kehidupan nyata pada tahun 1970-an.
Anna Kendrick menyuarakan dukungannya terhadap Screen Actors Guild (SAG) dan American Federation of Television and Radio Artists (AFTRA) yang melakukan aksi pemogokan kerja.
Alice, Darling menceritakan kehidupan Alice (Kendrick) dan melihatnya bertingkah aneh saat dia menyembunyikan detail tentang pacarnya (Carrick) dari dua sahabatnya (Mosaku dan Horn).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved