Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH absen cukup lama dari industri musik, solois Audy kembali menyapa penggemarnya dengan merilis single bertajuk Akhir Kisah Kita ciptaan Dea Bamba dan Yai Item, yang pernah dipopulerkan oleh band Goodtimes.
"Lagu ini saya pilih karena cocok sekali dengan karakter suara saya. Lagu ini juga diaransemen ulang oleh Ray Prasetya dengan tambahan
sentuhan gitar dari Yai Item, sehingga memberikan warna baru yang lebih personal," kata Audy dalam keterangan resmi, Selasa (4/3).
Lagu ini dirilis di bawah naungan Allodya Music yang menjadi label musiknya Audy bersama Uwais Entertainment.
Akhir Kisah Kita bercerita tentang pahitnya perpisahan yang tidak disertai penjelasan. Lagu ini menggambarkan perasaan terpuruk seseorang yang ditinggalkan oleh pasangannya.
Meski berat, ia harus menerima kenyataan dengan lapang dada dan mencoba beranjak dari mimpi-mimpi bersama yang telah hancur.
Dengan genre pop yang kuat, Audy berharap lagu ini bisa menyentuh hati para pendengarnya.
Audy menjelaskan, proses rekaman single ini memakan waktu sekitar empat bulan, mulai dari workshop hingga menjadi master. Dia mengaku melibatkan banyak pihak yang ahli di bidangnya, termasuk Irvnat sebagai vocal director.
"Saya sangat menikmati prosesnya. Meski lama, hasil akhirnya membuat saya sangat puas dan bangga," ujar Audy.
Setelah cukup lama tidak merilis karya baru, Audy mengaku bahwa rasa rindunya untuk kembali menghibur para penikmat musik Indonesia menjadi pemicu utamanya.
"Saya kangen banget dengan suasana berkarya di studio, bertemu para musisi, dan tentunya menyampaikan sesuatu lewat lagu untuk para penggemar," ungkap dia.
Tidak hanya lagunya saja, Audy juga telah menyelesaikan video klip dengan konsep film pendek. Dalam pembuatan video klip yang disutradarai oleh Yudha Mancha Prakarsa ini, Audy dibantu oleh Uwais Team dan Uwais Entertainment.
Mengenai masa depannya di industri musik, Audy optimistis akan terus berkarya dimana dia ingin menunjukkan bahwa musik adalah bagian dari hidupannya. Istri aktor Iko Uwais itu juga mengisyaratkan akan merilis proyek-proyek baru termasuk single atau album.
"Insya Allah, selama masih diberikan kesempatan, saya akan terus berkarya di dunia musik. Saya ingin menunjukkan bahwa musik adalah
bagian dari hidup saya," pungkasnya. (Ant/Z-1)
Sentuhan dialog singkat di bagian awal menambah kedalaman cerita, memberikan gambaran bahwa lagu ini terikat erat dengan dinamika karakter dalam film Timur.
Keputusan tersebut bukan sekadar pilihan praktis, tetapi berangkat dari ikatan emosional kuat yang dirasakan Audy selama mengikuti proses produksi film tersebut.
Prevalensi obesitas pada orang dewasa mencapai 23,4%—setara dengan 1 dari 4 orang Indonesia hidup dengan obesitas.
Paula Allodya Item atau yang kerap disapa Audy Item merasa bangga terhadap suaminya, Iko Uwais yang telah menorehkan prestasi di kancah internasional lewat film Expend4bles (Expendables 4).
AKTOR laga Iko Iwais ingin memperkenalkan cita rasa khas Indonesia ke kancah dunia. Bersama istrinya Audy Item, Iko memilih berbisnis kuliner kemasan.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Melalui unggahan di media sosial, Harry Styles membagikan sampul album terbarunya.
Berkolaborasi dengan TransJakarta, Nidji menghadirkan instalasi interaktif bertajuk Booth Manifestasi Hati 2026 di tiga titik strategis transportasi publik ibu kota.
Lagu Hati Bertali dari Bumiy hadir bukan sekadar sebagai rilisan musik biasa, melainkan sebuah ruang refleksi dan penguat jiwa bagi mereka yang tengah diuji oleh perpisahan.
Musisi legendaris Sting dilaporkan telah membayar lebih dari setengah juta pound sterling kepada mantan rekan bandnya di The Police, Andy Summers dan Stewart Copeland.
Rencananya, konser LUX NOVA dari KLa Project akan dihelat pada 7 Februari 2026 di Balai Sarbini, Jakarta Pusat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved