Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
RAHAT Fateh Ali Khan Live in Singapore merupakan kembalinya sang legenda asal Pakistan, Rahat Fateh Ali Khan setelah lebih dari 5 tahun dan merupakan satu-satunya konsernya di Asia Tenggara pada 2025.
Memulai karier sejak usia tujuh tahun, Ustaz Rahat Fateh Ali Khan telah menyempurnakan seni Qawwali di bawah bimbingan ayahnya, Farrukh Fateh Ali Khan, dan pamannya, Nusrat Fateh Ali Khan—pionir serta maestro dalam genre ini.
Dengan karier yang gemilang, ia telah menelurkan banyak hits dan memenangkan berbagai penghargaan, termasuk Lux Style Awards, UK Asian Music Awards, ARY Film Awards, dan Hum Awards.
Deepak Choudhary, Managing Director Eva Live India & Middle East, sekaligus partner di Midas Events, mengatakan, "Rahat Fateh Ali Khan Live in Singapore menjadi momen penting bagi industri hiburan di Asia. Kota yang multikultural selaras dengan basis penggemar Rahat yang luas hingga ke internasional. Di Eva Live, tujuan kami adalah menciptakan pengalaman yang memberikan dampak mendalam bagi para penikmat musik, dan menyambut ikon seperti Rahat Fateh Ali Khan adalah bukti dari visi global kami."
Sebagai seorang artis yang telah mendunia dan telah selesai melakukan tur di Inggris, Ustaz Rahat Fateh Ali Khan siap kembali ke Asia Tenggara untuk menyapa para penggemarnya di Singapura.
The Star Theatre, yang telah menjadi rumah bagi berbagai artis internasional, akan bergema dengan lagu-lagu ikoniknya seperti O Re Piya, Bol Na Halke Halke, Ajj Din Chadeya, Sajda, dan masih banyak lagi, mulai dari lagu-lagu film Bollywood hingga klasik Sufi.
Deepak Pawar, Founder Midas Events, menambahkan, "Membawa Rahat Fateh Ali Khan ke Singapura untuk konser pertamanya dalam lima tahun adalah pencapaian yang luar biasa bagi kami. Budaya Singapura yang beragam dan basis penggemar Rahat yang luas di seluruh dunia menciptakan sinergi unik. Di Midas Events, kami berkomitmen menghadirkan momen luar biasa yang memiliki resonansi global, dan acara ini akan menjadi perpaduan indah antara seni dan loyalitas penggemar. Ini adalah perayaan musik yang dapat menyatukan kita semua."
"Konser Bollywood selalu menjadi passion kami, dan kami terus berusaha menciptakan pengalaman yang lebih luar biasa. Ketika pertama kali kami bekerja dengan Arijit Singh, itu adalah kesuksesan besar, tetapi membawanya kembali untuk konser kedua benar-benar meningkatkan pengalaman ke level berikutnya, dengan penonton yang lebih besar datang untuk merayakan musiknya. Sekarang, kami memiliki kehormatan bekerja dengan Ustaz Rahat Fateh Ali Khan sekali lagi, kali ini di panggung baru, dan kami siap menciptakan malam yang luar biasa lainnya. Membawa artis sekaliber dia ke Singapura adalah langkah besar bagi kami, memperluas batas internasional sambil menunjukkan keahlian kami dalam konser Bollywood kepada audiens yang lebih luas," papar Rohit Rampal, CEO & Founder Hitman Group.
Rahat Fateh Ali Khan Live in Singapore, akan digelar di The Star Theater, Singapura pada 25 April 2025.
Didukung dengan pengalaman bertahun-tahun dan portofolio cemerlang dari ketiga penyelenggara, ditambah dengan keahlian vokal Ustad Rahat Fateh Ali Khan serta produksi kelas dunia, para penggemar dapat akan mendapatkan pengalaman musik yang luar biasa.
Presale untuk registrasi tiket Rahat Fateh Ali Khan Live in Singapore sudah dimulai pada Rabu (26/2) pukul 19.00 WIB hingga 2 Maret 2025.
Penjualan tiket untuk yang sudah registrasi dimulai pada Senin (3/3) pukul 13.00 WIB. Penjualan tiket umum akan dibuka keesokan harinya, Rabu (4/3) pukul 13.00 WIB melalui situs www.hitmanlive.com.
Kategori tiket: (Kurs dalam Rupiah dapat berubah sewaktu-waktu)
Sony menghadirkan LinkBuds Clip dengan desain terbuka dan WF-1000XM6 dengan peredam kebisingan canggih. Dua earbud untuk pengalaman audio berbeda.
Onadio Leonardo mengungkapkan bahwa proses kreatif lagu terbaru Killing Me Inside Re:union lahir dari ruang sempit masa-masa sulitnya.
PENYANYI pendatang baru Giusti Raka merilis single terbarunya berjudul Masihkah Ada. Single ini menjadi lagu keempatnya yang dirilis.
Bagi Sajama Cut, konsistensi Recollecting adalah bentuk tanggung jawab untuk memberikan sorotan pada karya-karya yang sering kali luput dari arus utama.
Angel Lelga mengajak pendengar untuk sejenak berhenti dari hiruk-pikuk dunia dan mengingat kembali bahwa hanya kepada Allah tempat terbaik untuk berserah diri.
Sejak merilis gitar akustik, elektrik, dan ampli pertamanya pada 1966, Yamaha secara konsisten menjadi bagian dari perjalanan musik global.
Bagi Sajama Cut, konsistensi Recollecting adalah bentuk tanggung jawab untuk memberikan sorotan pada karya-karya yang sering kali luput dari arus utama.
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Bad Bunny dijadwalkan menjadi artis pertama yang tampil sepenuhnya dalam bahasa Spanyol sepanjang sejarah Half Time Super Bowl.
Konser ini bagian rangkaian Gems World Tour 2026 yang menyambangi 21 kota dunia sebelum ditutup di Amsterdam, Belanda.
Di tengah konser Mayhem Ball di Tokyo, Lady Gaga sampaikan pidato emosional mengecam tindakan ICE terhadap imigran di Amerika Serikat dan menyerukan perdamaian.
Selama lebih dari tiga dekade berkiprah, Papa Roach dikenal sebagai band yang mampu mempertahankan relevansinya di tengah perubahan tren musik global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved